SINTANG | Pojokkalbar.com-
Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Masjid Jami Al-Huda, Desa Merarai Dua, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, saat rombongan Pusat Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) Kabupaten Sintang menghadiri Safari Ramadan bersama Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, malam ke-6 Ramadan 1447 H/2026 M, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah, unsur legislatif, tokoh agama, dan masyarakat desa. Selain buka puasa bersama dan tausiyah, agenda juga diisi dengan penyerahan bantuan bagi masjid dan masyarakat sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Sintang Indra Subekti, Anggota DPR-RI Dapil Kalbar M. Ghulam Saron, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sintang Senen Maryono, Anggota DPRD Dapil Sungai Tebelian Anton Isdianto, Ketua Puspawaja Sintang Wahyu Ahmad Prayogo, Ketua Wanita Puspawaja Yulia Syah Jaman, Sekretaris MUI Sintang,Subendi, Ketua Baznas Kabupaten Sintang Totok, anggota BKMT, serta sejumlah undangan lainnya.
Kedatangan rombongan disambut antusias warga. Ratusan jamaah memadati area masjid untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi.
Jalan Poros Dikeluhkan
Pengurus Masjid Jami Al-Huda Desa Merarai Dua, Himawan, mengungkapkan masyarakat masih menghadapi kendala infrastruktur, khususnya kondisi jalan poros desa yang belum maksimal.
Menurutnya, kerusakan jalan kerap menyulitkan ketika warga membawa pasien berobat maupun saat mobil jenazah melintas.
“Ambulans kami mengalami kesulitan jika membawa pasien berobat karena jalannya masih belum maksimal,” ujarnya.
Ia menilai perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak, mengingat akses tersebut merupakan jalur utama aktivitas masyarakat.
Meski demikian, Himawan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan melalui Safari Ramadan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Puspawaja, Wakil Bupati Sintang, Ketua DPRD, MUI dan Baznas atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kami,” ucapnya.
Serap Aspirasi, Infrastruktur Diupayakan
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Safari Ramadan ini bukan hanya ibadah dan silaturahmi, tetapi juga kami ingin mendengar langsung kondisi masyarakat, termasuk kebutuhan rumah ibadah dan infrastruktur,” kata Ronny.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung fasilitas keagamaan dan memperhatikan persoalan infrastruktur dasar masyarakat.
“Masjid adalah pusat kegiatan umat. Kalau masjidnya baik, aktivitas keagamaan dan sosial juga akan berjalan baik. Terkait jalan poros, tentu akan kami upayakan sesuai kemampuan anggaran dan skala prioritas,” tegasnya.
Puspawaja Salurkan Bantuan
Ketua Puspawaja Kabupaten Sintang Wahyu Ahmad Prayogo berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi jamaah Masjid Jami Al-Huda.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bisa membantu menunjang fasilitas masjid sehingga jamaah lebih nyaman beribadah,” ujarnya.
Ia menyebut Safari Ramadan merupakan agenda rutin organisasi sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya hari ini. Ke depan kami ingin terus mempererat hubungan dengan masyarakat dan hadir dalam berbagai kegiatan sosial,” tambahnya.
Tausiyah: Ramadan Penuh Anugerah
Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ketua DMI Sintang H. Senen Maryono dengan tema “Banyak Anugerah Kebaikan dari Allah SWT di Bulan Ramadan.”
Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah memanfaatkan bulan suci sebagai momentum meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, dan memperkuat persaudaraan.
Safari Ramadan kemudian ditutup dengan doa bersama serta penyerahan bantuan secara simbolis. Warga berharap perhatian terhadap pembangunan fasilitas ibadah dan infrastruktur desa dapat terus berlanjut, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga pada momentum pembangunan berikutnya.



