Muslimat NU Bergerak dari Desa, Bawa Program Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Ribuan warga memadati Masjid Jami’ Baitul Makmur, Desa Semajau Mekar, Kecamatan Ketungau Hilir, Minggu (19/7/2026), untuk mengikuti Pengajian Akbar yang dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Ketungau Hilir.

Kegiatan yang digelar PC Muslimat NU Kabupaten Sintang itu berlangsung khidmat sejak pagi hingga siang. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muslimat NU, serta Syubbanul Wathan.

Selanjutnya disampaikan sambutan dari Ketua Panitia, Kepala Desa Semajau Mekar, Kepala KUA Ketungau Hilir, Camat Ketungau Hilir, hingga Ketua PCNU Kabupaten Sintang.

Momentum utama kegiatan ditandai dengan pelantikan Pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Ketungau Hilir oleh Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sintang, Bunyai Nurul Fadilah, Kepengurusan tersebut dipimpin Nurma Nita,sebagai Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Ketungau Hilir.

Dalam arahannya, Nurul Fadilah mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menjalankan program-program organisasi di tengah masyarakat.

“Selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Ketungau Hilir. Setelah dilantik, tentu ada amanah besar yang harus dijalankan melalui berbagai program Muslimat NU,” ujarnya.

Ia menekankan salah satu program unggulan Muslimat NU, yakni Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem).

Program tersebut dinilai relevan dengan kondisi Kecamatan Ketungau Hilir yang masih memiliki angka stunting cukup tinggi, sebagaimana disampaikan Camat Ketungau Hilir dalam sambutannya.

Sebagai bentuk kepedulian, Nurul Fadilah mengajak seluruh jamaah Muslimat NU membawa minimal satu butir telur rebus setiap kali menghadiri pengajian.

“Silakan dibawa satu butir telur rebus, lebih banyak tentu lebih baik. Telur itu nanti disalurkan kepada warga yang membutuhkan, khususnya anak-anak yang berisiko stunting. Semoga Allah SWT memudahkan ikhtiar kita membantu mereka,” katanya.

Selain itu, ia juga menggerakkan program Jimpitan Beras. Melalui program tersebut, setiap keluarga diminta menyisihkan segenggam beras sebelum memasak untuk kemudian dibawa saat pengajian.

Beras yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada warga kurang mampu di lingkungan sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

Menurutnya, Muslimat NU tidak hanya berfokus pada penguatan ibadah dan dakwah, tetapi juga harus hadir menyelesaikan persoalan sosial masyarakat.

“Program utama kita memang bidang keagamaan, tetapi hablum minannas juga harus berjalan. Muslimat NU harus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Ketungau Hilir, Nurma Nita, menyatakan siap menjalankan amanah organisasi serta menggerakkan seluruh program yang telah dicanangkan PC Muslimat NU Kabupaten Sintang.

Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz Achmad Shohib, kemudian doa bersama.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Jamaah datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sintang, bahkan rombongan hadir menggunakan sedikitnya empat truk dari Kota Sintang, satu mobil dari Sungai Tebelian, serta sebelas mobil dari Kecamatan Binjai Hulu, sehingga suasana pengajian berlangsung semarak dan penuh kekeluargaan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *