SINTANG | Pojokkalbar.com-
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sintang terus mendorong pelaksanaan program ketahanan pangan nasional hingga ke tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Sintang, Herkolanus Roni, saat menjelaskan peran aktif Pemda dalam mendukung program yang digagas pemerintah pusat ini.
Menurut Roni, ketahanan pangan merupakan program nasional yang implementasinya tidak bisa hanya berhenti di tingkat kabupaten atau kota, tapi harus menjangkau hingga ke desa-desa sebagai ujung tombak pengelolaan pangan. “Dorongan dari Pemda terkait dengan program ketahanan pangan nasional ini kan menjadi program nasional, tentu implementasinya harus sampai ke bawah sampai ke desa, dan ini memang program pemerintah pusat,” ujarnya. Pada Rabu,(5/11/2025) diruang kerjanya.
Ia menambahkan, sebenarnya desa-desa di Sintang sudah lama melaksanakan program ketahanan pangan. Bahkan, tiga sampai lima tahun terakhir, Pemda secara nyata mendorong agar setiap desa dapat memanfaatkan potensi yang ada untuk dikembangkan sebagai bentuk ketahanan pangan yang mandiri.
“Pemda sudah mendorong supaya program ketahanan pangan ini memperhatikan potensi yang ada di desa. Tentu desa memiliki potensi yang ingin dikembangkan, misalnya tanaman yang cepat panen seperti sayur mayur, jagung, hingga padi yang masa tanamnya relatif singkat, sekitar 1 sampai 3 bulan,” terangnya.
Untuk memperkuat program ini, Pemda Sintang melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan giat melakukan penyuluhan dan pendampingan terhadap masyarakat desa. Tujuannya agar ketahanan pangan menjadi program utama yang diutamakan di tingkat desa. “Pemda di sini tidak hanya memberikan motivasi, tapi juga membuat kebijakan dan mendampingi desa. Harapannya, program ketahanan pangan ini bisa menciptakan ketahanan pangan setidak-tidaknya di tingkat desa terlebih dahulu,” kata Roni.
Menurutnya, pemahaman desa terhadap jenis tanaman yang cocok dikembangkan menjadi kunci agar ketahanan pangan bisa menjadi sektor unggulan bagi desa itu sendiri. “Ketika desa sudah paham jenis tanaman yang dikembangkan, itu bisa menjadi salah satu sektor andalan dan pendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dengan dukungan berkelanjutan dari Pemda, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Sintang semakin kuat dan membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di desa-desa yang menjadi basis pengembangan pangan lokal.(red)



