Puspawaja Sukses Gelar Pengajian dan Halal Bihalal Warga Jawa se-Kabupaten Sintang

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-

Pusat Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) Kabupaten Sintang sukses menggelar pengajian silaturahmi dan halal bihalal Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Al-Amin, Jalan Lintas Melawi, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ribuan warga Jawa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sintang dan sekitarnya. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai jalannya acara sejak pagi hingga selesai.

Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan Pemerintah Kabupaten Sintang yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan Setda Sintang, Helmi, jajaran Forkopimda, unsur kesultanan, anggota DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus Puspawaja.

Ketua Panitia Pelaksana, Setyo Wardoyo, mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga Jawa yang berdomisili di Kabupaten Sintang.

“Melalui momentum halal bihalal ini, kami berharap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi kekuatan untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk pemerintah daerah, pengurus masjid, serta para donatur dan panitia.

Sementara itu, Ketua Umum Puspawaja Kabupaten Sintang, Wahyu Ahmad Prayogo, menyebutkan bahwa dalam kurun waktu satu tahun, organisasi yang dipimpinnya telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

“Puspawaja telah memiliki 13 bidang dan melaksanakan sekitar 110 kegiatan. Ini menjadi bukti semangat kebersamaan warga Jawa di Sintang,” katanya.

Menurutnya, halal bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus menguatkan nilai-nilai keislaman, seperti saling memaafkan dan menjaga persatuan.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Sintang, Helmi, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai warga Jawa telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Kebersamaan dalam keberagaman adalah kekuatan kita. Kondisi yang aman dan kondusif menjadi modal utama dalam melanjutkan pembangunan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan tausiah oleh Kiai Syaifullah Shofa dari Kubu Raya. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga kebaikan, memperkuat keimanan, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan saling bersalaman sebagai bentuk mempererat silaturahmi dalam suasana Idulfitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *