SINTANG | Pojokkalbar.com
Asisten 2 Sekretaris Daerah (Setda) Sintang yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan, Subendi, sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sintang, mengungkapkan progres pengembangan Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berjalan sesuai regulasi dan proses yang ditetapkan.
“Kita sudah melalui seluruh proses yang ditentukan dan regulasinya pun sudah lengkap,” ungkap Subendi kepada wartawan, Rabu (5/11/2025).
Dalam upaya dukungan penguatan koperasi, Kabupaten Sintang telah memperoleh bantuan bisnis asisten atau pendamping koperasi sebanyak 41 orang yang tersebar di wilayah Sintang. Selain itu, untuk menunjang manajemen proyek koperasi, tiga orang asesor juga sudah dikumpulkan di Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang guna memberikan pendampingan menyeluruh terkait proses administrasi dan operasional koperasi.
“Proses pendampingan ini sangat penting agar Koperasi Desa Merah Putih bisa berjalan dengan baik, mulai dari administrasi hingga operasional sehari-hari,” tambahnya.
Lebih lanjut, mulai tanggal 10 November mendatang, Kabupaten Sintang akan menggelar pelatihan untuk seluruh pengurus koperasi. Masing-masing koperasi akan mengirimkan dua pengurus, sehingga total yang akan mengikuti pelatihan mencapai 812 orang dari 406 koperasi Desa Merah Putih.
Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan di Credit Union (CU) Keling Kumang dengan materi yang mengacu pada standar modul dari arahan pusat, sehingga pengurus koperasi dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya.
Subendi juga mengundang rekan-rekan wartawan untuk menyaksikan langsung proses pelatihan tersebut guna melihat progres nyata pengembangan koperasi di Sintang.
“Kawan-kawan wartawan boleh datang melihat kegiatan pelatihan kami. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun koperasi yang kuat dan mandiri,” tutup Subendi.
Dengan langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat semakin berdaya dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat desa.(red)



