Igor Pastikan Penanganan Sampah Terus Berjalan Meski Hadapi Kendala Anggaran

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang mengatakan persoalan sampah di daerahnya tetap terkendali meskipun menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait alokasi anggaran yang belum memadai. Hal ini disampaikan dalam keterangannya mengenai kondisi penanganan sampah di Sintang dan upaya yang sedang dilakukan instansinya.

“Persoalan sampah di Kabupaten Sintang tetap aman. Kami selalu berupaya maksimal, meskipun hampir semua kabupaten/kota di Indonesia mengalami masalah serupa, khususnya masalah alokasi anggaran,” ujar Igor diruang kerjanya pada Jumat,(24/10/2025).

Menurut dia, dari 343 kabupaten/kota di Indonesia, 70 persen masih kesulitan dalam penanganan sampah. Hal ini bukan hanya persoalan di Sintang, tetapi juga banyak daerah lainnya. Anggaran yang tidak memadai menjadi kendala utama.Untuk itu, DLH Sintang telah melengkapi dokumen dan regulasi terkait pengelolaan sampah. Mereka telah mengeluarkan Perda dan Perbup terkait pengurangan sampah dari sumbernya, melibatkan instansi, masyarakat, serta pelaku usaha, termasuk toko modern yang disarankan menggunakan kantong ramah lingkungan dan mengurangi kantong plastik sekali pakai.

“Misalnya, di beberapa Indomaret dan Alfamart, sudah menerapkan penggunaan kantong ramah lingkungan. Kami juga akan sosialisasikan kebijakan ini lebih luas,” jelasnya.

Dalam hal pengelolaan sampah, pihak DLH juga berupaya mengaktifkan kembali TPS 3R. Dari 7 TPS 3R yang ada, hanya satu yang beroperasi dengan optimal. Selain itu, sarana dan prasarana penampungan sementara sampah seperti tong sampah masih sangat terbatas karena ketiadaan anggaran.

Kepala DLH juga mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan yang sering menjadi titik pembuangan sampah liar, seperti Jerora. Mereka diminta untuk membuang sampah di TPA yang sudah disediakan.

“Tolonglah masyarakat, buang sampah pada tempatnya. Kami sudah bekerjasama dengan desa untuk rutin membersihkan dan memasang pembatas, tapi masih banyak yang membuang sembarangan,” himbaunya.

Terkait pembangunan TPA baru, Pemerintah Kabupaten Sintang sudah mengusulkan secara resmi kepada Kementerian PUPR melalui Bappeda. Namun, pembangunan tetap menunggu proses administrasi seperti penyusunan BIT dan AMDAL karena sudah ada lahan yang disiapkan.Lebih lanjut, Kepala DLH menyampaikan pentingnya peran serta semua pihak, mulai dari pelaku usaha, siswa, ASN, TNI-Polri, hingga warga masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Mereka juga sudah menginstruksikan kelurahan dan kecamatan untuk menjadwalkan kerja bakti rutin demi menciptakan lingkungan yang asri dan sehat.

“Penanganan sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar Sintang tetap bersih, sehat, dan lestari,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *