Bupati Sintang Launching Ketahanan Pangan dan Panen Perdana Ayam Petelur di Desa Dak Jaya

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala melaunching program Ketahanan Pangan Desa Dak Jaya Tahun Anggaran 2025 sekaligus menghadiri panen perdana ayam petelur milik Bumdes Maju Jaya. Acara berlangsung di Dusun Tuah Menua, Desa Dak Jaya, Kecamatan Binjai Hulu, Kamis (11/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sintang didampingi sejumlah pejabat terkait. Hadir Kepala Dinas Pemdes, Kepala Dinas Kominfo, perwakilan Bappenda, anggota DPRD dapil setempat, Forkopimcam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Dak Jaya, Ketua KTNA serta para kelompok tani.

Direktur Bumdes Maju Jaya sekaligus koordinator kelompok tani, Kuswono, menjelaskan program ketahanan pangan tahun 2025 ini berupa budidaya ayam petelur dengan kapasitas 500 ekor.

“Alhamdulillah sesuai prediksi, di bulan September ini produksi sudah mencapai 90 persen. Dari 500 ekor, rata-rata menghasilkan 405 butir telur per hari,” ungkap Kuswono.

Ia menambahkan, biaya pakan ayam mencapai Rp415 ribu per hari dengan tambahan biaya pekerja Rp1,5 juta per bulan serta vaksinasi sekitar Rp500 ribu. Dari perhitungan tersebut, keuntungan bersih bisa mencapai Rp3-4 juta per bulan.

Menurutnya, panen perdana yang dihadiri langsung Bupati Sintang ini menjadi penyemangat bagi para petani. “Harapan kami, Desa Dak Jaya bisa menjadi salah satu pemasok telur untuk Kabupaten Sintang. Karena selama ini kebutuhan telur masih banyak didatangkan dari Singkawang dan Pontianak,” jelas Kuswono.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengapresiasi program yang dijalankan kelompok tani Desa Dak Jaya. “Kita lihat dari panen perdana ini, hasilnya sudah cukup bagus. Prosesnya yang kami apresiasi, semoga ke depan bisa semakin berkembang,” kata Bupati.

Meski begitu, ia mengingatkan agar kelompok tani tetap mewaspadai kendala eksternal yang mungkin muncul.

Sementara itu, Kepala Desa Dak Jaya, Fanius Lidi, menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak. Ia berharap keberhasilan panen perdana ini bisa menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha ketahanan pangan di desanya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *