Ukir Sejarah, Pelajar Sintang Lolos Paskibraka Nasional

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-

Kabupaten Sintang kembali menorehkan prestasi membanggakan pada seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Untuk pertama kalinya, putra daerah Kabupaten Sintang berhasil lolos sebagai calon Paskibraka tingkat nasional.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Abdul Syufriyadi, mengatakan seluruh proses rekrutmen Paskibraka dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Panitia seleksi tingkat kabupaten diketuai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, sementara dirinya bertindak sebagai sekretaris panitia. Proses seleksi juga melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas Kesehatan, rumah sakit, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya sesuai bidang dan fungsi masing-masing.

“Seluruh tahapan seleksi mulai dari kesehatan, tes fisik, hingga kemampuan akademik dilakukan secara profesional dan dipantau langsung oleh pusat. Penilaiannya dilakukan secara daring sehingga tidak ada intervensi dari pihak manapun,” kata Abdul Syufriyadi. Pada Selasa,(23/6/2026).

Ia menegaskan sejak awal telah mengingatkan seluruh panitia dan pelatih agar bekerja secara profesional dan tidak menerima titipan peserta.

“Saya tidak mau ada peserta yang diloloskan karena titipan. Yang dipilih harus benar-benar anak yang memiliki kemampuan, prestasi, kondisi fisik yang baik, dan layak menjadi Paskibraka. Ini murni berdasarkan kemampuan peserta,” tegasnya.

Dari hasil seleksi tersebut, Kabupaten Sintang mengirimkan dua pelajar untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. Salah satunya, Mirza Rafi Navazani dari SMA Negeri 1 Sintang dan Muhamad Dzaki Raiha Nur dari MAN 1 Sintang. Berhasil lolos sebagai calon Paskibraka tingkat nasional.

Menurut Abdul Syufriyadi, keberhasilan Rafi menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sintang karena berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai karyawan swasta, namun mampu membuktikan diri melalui prestasi dan kemampuan yang dimiliki.

“Ini sangat membanggakan. Anak dari keluarga biasa mampu menunjukkan prestasi luar biasa dan membawa nama baik Kabupaten Sintang di tingkat nasional,” ujarnya.

Selain itu, Kabupaten Sintang juga berhasil meloloskan wakil pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Barat, salah satunya Seli Spania Vilda, siswi SMA Negeri 3 Sintang asal Desa Lintang Margo. Seli merupakan putri pasangan petani, Paula Livia dan Daryono.

“Ini membuktikan bahwa anak-anak dari desa dan keluarga sederhana memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi. Yang menentukan adalah kemampuan, kerja keras, dan kedisiplinan,” katanya.

Abdul Syufriyadi mengaku hanya meminta agar peserta asal Kabupaten Sintang dipantau dan dinilai secara objektif selama mengikuti seleksi.

“Saya tidak pernah meminta mereka dibantu atau diistimewakan. Saya hanya meminta dipantau dan dimonitor. Kalau memang mereka mampu dan berprestasi, jangan sampai hak mereka dikorbankan. Alhamdulillah, hasilnya sangat membanggakan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, para pelatih, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), orang tua, dan para guru yang telah mendukung para peserta hingga berhasil mencapai tahap akhir seleksi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata generasi muda kepada bangsa dan negara.

“Jangan bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tetapi bertanyalah apa yang dapat kita berikan kepada negara. Inilah salah satu bentuk pengabdian yang diberikan putra-putri terbaik Sintang kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

Ia berharap para peserta yang lolos di tingkat nasional dan provinsi dapat menjaga kesehatan, mempersiapkan fisik dan mental, serta mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh sebelum bertugas pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Sementara itu, untuk tingkat kabupaten, panitia telah menetapkan sebanyak 33 pelajar yang dinyatakan lulus sebagai calon Paskibraka Kabupaten Sintang Tahun 2026. Mereka akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sintang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *