Listrik 24 Jam Masuk Tujuh Desa di Kayan Hulu, Donkrak Perekonomian Masyarakat

Diposting pada

SINTANG | PojokKalbar.com – Beroperasinya layanan listrik 24 jam di tujuh desa di Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Kayan Hulu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, PLN, anggota DPR RI Gulam Muhammad Sharon, serta seluruh pihak yang telah memperjuangkan peningkatan layanan listrik tersebut.

Plt. Camat Kayan Hulu Hendrikus Marten mengatakan, tujuh desa yang kini mendapatkan layanan listrik 24 jam meliputi Desa Nanga Tebidah, Landau Barat, Topan Nanga, Entogong, Tanjung Bunga, Kebarau, dan Mapan Jaya.

“Pemerintah Kecamatan Kayan Hulu mewakili masyarakat, khususnya tujuh desa tersebut, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, Bapak Bupati, ULP PLN Sintang, PLN Rayon Sanggau, anggota DPR RI Pak Gulam Muhammad Sharon, serta seluruh pihak yang telah mengusahakan dan memperjuangkan listrik 24 jam di Kayan Hulu,” ujarnya pada Pojokkalbar.com, Jumat (23/10/2026).

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan jaringan listrik, terutama warga Desa Mapan Jaya, Tanjung Bunga, dan Empoyang yang secara sukarela merelakan tanaman tumbuh mereka dilalui jaringan listrik.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan akses listrik di wilayah tersebut.

Meski demikian, ia berharap perjuangan menghadirkan listrik tidak berhenti pada tujuh desa tersebut. Sebab, masih terdapat desa-desa lain di Kecamatan Kayan Hulu yang belum menikmati layanan listrik.

“Kami memohon kepada pihak PLN serta para pemimpin, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat, agar terus membantu sehingga seluruh desa di Kecamatan Kayan Hulu bisa teraliri listrik,” harapnya.

Perjuangan Sudah Berlangsung Lama

Ia menjelaskan, realisasi listrik 24 jam di tujuh desa tersebut merupakan hasil perjuangan yang telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

Usulan itu bahkan telah diperjuangkan oleh camat sebelumnya bersama sejumlah kepala desa dengan mendatangi pihak terkait di tingkat pusat. Upaya tersebut kemudian dilanjutkan hingga mendapat tindak lanjut dari anggota DPR RI Gulam Muhammad Sharon.

Hendrikus juga menyebutkan bahwa sebelumnya PLN ULP Sintang menargetkan layanan listrik 24 jam mulai menyala pada September. Namun, saat ini layanan tersebut masih dalam tahap uji coba, dengan target operasional penuh pada November hingga Desember.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dalam mempercepat terwujudnya layanan listrik 24 jam di Kayan Hulu,” katanya.

Bank Kalbar Siap Buka Unit Layanan

Lebih lanjut, ia menilai kehadiran listrik selama 24 jam akan memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu perkembangan yang mulai terlihat adalah rencana pembukaan unit layanan Bank Kalbar di Nanga Tebidah. Menurutnya, pihak perbankan sebelumnya telah mempertimbangkan pembukaan layanan tersebut, tetapi terkendala ketersediaan listrik.

“Bank Kalbar itu tinggal menunggu adanya listrik. Sinyal sudah bagus, tetapi sebelumnya listrik belum tersedia. Ketika listrik sudah ada, Bank Kalbar siap membuka unit layanan di Kayan Hulu, tepatnya di Nanga Tebidah,” ungkapnya.

Selain sektor perbankan, peluang investasi dan aktivitas perdagangan juga mulai berkembang. Ia menyebutkan, jaringan ritel Alfamart telah melakukan survei lokasi dan menjajaki kerja sama dengan pemilik rumah untuk dijadikan tempat usaha.

Kehadiran listrik 24 jam juga diharapkan membantu lembaga keuangan, termasuk Credit Union (CU), dalam menekan biaya operasional. Selama ini, keterbatasan listrik membuat sejumlah aktivitas bergantung pada penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Dengan tersedianya listrik secara lebih stabil, biaya operasional diharapkan dapat ditekan sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Listrik ini merupakan salah satu utilitas yang memiliki peranan sangat strategis, bahkan sangat vital bagi masyarakat,” tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *