Camat Sintang Larang Warga Bakar Sampah di Tengah Cuaca Kering

Diposting pada

SINTANG | PojokKalbar.com –

Camat Sintang, Fauzi Hasani, mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah di tengah kondisi cuaca kering yang rawan memicu kebakaran.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca yang masih sangat kering serta munculnya kabut asap di wilayah Kabupaten Sintang.

Fauzi mengatakan, seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sintang, perlu meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing guna meminimalkan risiko kebakaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sintang dan secara luas masyarakat Kabupaten Sintang, untuk menjaga lingkungan masing-masing dan tidak membakar sampah. Kondisi cuaca yang sangat kering ini membuat lingkungan mudah terbakar,” ujarnya. Pada PojokKalbar.com , Senin (19/10/2026) di Balai Praja, Lingkungan Kantor Bupati Sintang.

Ia juga menyoroti kondisi kabut asap yang saat ini terjadi. Namun, sumber asap tersebut belum dapat dipastikan dari mana.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Mari bersama kita jaga keluarga dan lingkungan kita agar bisa meminimalkan risiko-risiko yang mungkin terjadi,” pungkasnya.

Fauzi berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat membantu mencegah kebakaran serta mengurangi risiko memburuknya kondisi kabut asap di Kabupaten Sintang.

Pantauan PojokKalbar.com, iklim di kabupaten Sintang belum sepenuhnya musim penghujan, sejak kemarau panjang melanda beberapa bulan terakhir. Bahkan untuk saat ini meskipun tidak ada titik api di Sintang pun juga masih banyaknya asap entah kiriman dari daerah mana, pada intinya masyarakat di minta ekstra hati hati dan jangan terlena karena prediksi dari BMKG juga masih adanya potensi terjadinya kebakaran. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *