SINTANG | Pojokkalbar.com-
Suasana berbeda tampak di Lapas Kelas IIB Sintang, Selasa (23/12/2025). Ratusan warga binaan membaur bersama jajaran Lapas, Forkopimda, dan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam kegiatan Natal bersama yang dibalut dengan makan bersama.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Acara diprakarsai oleh My Home Hotel Sintang sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga binaan. Berbagai hidangan disajikan dan dinikmati bersama oleh warga binaan, petugas lapas, serta tamu undangan.
Perwakilan My Home Hotel, Aling Chang, mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) My Home Hotel. Kegiatan serupa, kata dia, bukan kali pertama dilakukan dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Ini bentuk kepedulian kami sebagai pelaku usaha di lingkungan tempat kami berdiri. Bukan hanya sekali, ke depan akan kami lakukan secara kontinyu seperti di tempat-tempat lain sebelumnya,” ujar Aling.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi warga binaan Lapas Kelas IIB Sintang, khususnya dalam momentum perayaan Natal 2025.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Sintang Mohammad Rizal Fauzi menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan My Home Hotel. Menurutnya, kegiatan makan bersama ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan.
“Alhamdulillah, keluarga binaan bisa merasakan kebahagiaan di Hari Raya Natal tahun ini. Ini berkat perhatian besar dari My Home Hotel,” katanya.
Selain makan bersama, Lapas Kelas IIB Sintang juga menerima bantuan dua unit sumur bor yang diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga binaan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal Fauzi juga menyampaikan bahwa pada momentum Hari Raya Natal, warga binaan beragama Kristen yang memenuhi syarat dan berkelakuan baik berpeluang mendapatkan pengurangan masa pidana atau remisi.
“Mudah-mudahan di hari raya Natal ini, warga binaan yang memenuhi syarat bisa mendapatkan remisi dan lebih cepat berkumpul kembali bersama keluarga,” ujarnya.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala yang turut hadir menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, melainkan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah bagi warga binaan.
“Ini bukan soal makan mewah, tapi soal kepedulian. Anggaplah tempat ini sebagai ruang pembenahan diri, bukan semata-mata hukuman,” tegas Bupati.
Ia juga mengingatkan warga binaan agar menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga serta menjauhi perbuatan melanggar hukum, terutama penyalahgunaan narkoba, agar kelak dapat kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.(red)



