Maryadi:Isu Stunting Merupakan Tugas Pemerintah Untuk Menuntaskan

Diposting pada

Sintang | Pojokkalbar.com-
Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Sintang, Maryadi mengungkapkan bahwa isu stunting ini merupakan tugas pemerintah yang harus dituntaskan bersama-sama karena bukan hanya terkait program pemerintah tetapi juga sebagai program kemanusiaan.

“Stunting ini program pemerintah, namun ada yang lebih penting dari itu yaitu program kemanusiaan. Camat, Kades mohon dukungannya untuk membantu mengkoordinir seluruh penyuluh untuk tetap bertugas dan melaporkan semua tanggungjawabnya”, tegasnya kemarin.

Sebab itu pihaknya intens melakukan upaya-upaya terobosan untuk menekan angka stunting di bumi senentang ini diantaranya dengan mengumpulkan Operator Input Data Stunting Kabupaten Sintang.

Pertemuan antara Tim Input (operator) dengan Konsultan Webmon Aksi Bangda Kemendagri di ruang Kepala Dinas DKBP3A belum lama ini. Kemudian juga mengangkat 14 duta stunting

“Tim Input yang mengikuti kegiatan ini merupakan operator yang masuk dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sintang, selain itu kita juga sudah memiliki 14 orang duta stunting, ” kata Maryadi.

Dalam penurunan stunting di kabupaten sintang pihaknya secara keroyokan dengan melibatkan dari Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang, Dinas Pemerintahan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sintang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang.

“Kami senang dan mengapresiasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sintang yang bersinergi untuk melakukan penginputan bersama-sama dengan melibatkan operator dari setiap OPD sehingga diharapkan pengimputan ini lebih cepat selesai dan setiap OPD dapat memahami terkait penanggungjawab setiap indikator, ” kata Maryadi.

Bukan hanya itu saja tetapi pihaknya juga intens melakukan sosialisasi untuk pencegahan terjadinya stunting dengan menggandeng Dinas Kesehatan dan tim medisnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *