SINTANG | Pojokkalbar.com-
Bupati Gregorius Herkulanus Bala memberikan respon positif terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digelar di wilayah Kelurahan Kapuas Kanan Hilir,Kabupaten Sintang. Pada Rabu, (11/3/2026).
Menurutnya, program yang dilaksanakan oleh jajaran Kodam XII/Tanjungpura melalui Kodim 1205/Sintang tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah memilih lokasi kegiatan TMMD di wilayah Kabupaten Sintang. Banyak ruas pekerjaan yang sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, namun dengan keterbatasan anggaran tentu sangat terbantu dengan adanya program ini,” ujar Bala.
Ia menilai program TMMD merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Respon kami tentu sangat positif. Apa yang menjadi slogan TNI, yakni dari rakyat dan untuk rakyat, benar-benar terwujud melalui kegiatan TMMD ini,” katanya.
Bala berharap ke depan frekuensi pelaksanaan TMMD dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak daerah yang merasakan manfaatnya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa diperbanyak frekuensinya serta diperluas lokasinya. Karena jika hanya beberapa kali dalam setahun, tentu masih banyak wilayah yang harus menunggu giliran,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa program TMMD juga membantu pemerintah daerah dalam mengurangi beban anggaran pembangunan, sekaligus mempercepat pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.
“Bagi kami di pemerintah daerah, program ini sangat membantu karena dapat mengurangi beban anggaran dalam proses pembangunan, terutama untuk infrastruktur dasar di masyarakat,”Ujarnya.
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjend TNI Novi Rubadi Sugito menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan bagian dari tugas TNI dalam pembinaan teritorial untuk mendukung pembangunan nasional sekaligus menyiapkan wilayah pertahanan yang kuat.
Program ini juga merupakan implementasi tugas TNI sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan operasi militer selain perang melalui kegiatan bakti TNI.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD saat ini dilakukan empat kali dalam setahun, sebagaimana arahan pemerintah melalui surat Menteri Dalam Negeri yang mendorong peningkatan frekuensi kegiatan tersebut di seluruh Indonesia.
“Program TMMD merupakan bentuk kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di desa atau kelurahan,” ujarnya.
Pada pelaksanaan TMMD ke-127, kegiatan dilaksanakan di dua wilayah jajaran Kodam XII/Tanjungpura, yakni di wilayah Kodim 1203/Ketapang yang berlokasi di Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, serta di wilayah Kodim 1205/Sintang yang dipusatkan di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.
Menurut Pangdam, program TMMD bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan serta menciptakan kondisi keamanan yang kondusif.
“Melalui semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, kita berharap pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Polri, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga program TMMD ini dapat terlaksana dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan,” pungkasnya.(red)



