SINTANG | PojokKalbar.com – Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai penting untuk mengetahui tingkat kompetensi pegawai sehingga penempatan dalam jabatan dapat dilakukan secara tepat, profesional, dan sesuai kemampuan masing-masing.
Inspektur Kabupaten Sintang, Budi Purwanto, mengatakan profiling menjadi salah satu instrumen untuk memetakan kompetensi ASN. Dengan demikian, penempatan pegawai diharapkan tidak hanya berdasarkan kebutuhan organisasi, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan dan potensi yang dimiliki.
“Yang jelas, profiling ini sangat baik untuk mengetahui tingkat kompetensi kita, sehingga dalam penempatan di satu jabatan itu benar-benar tepat dan profesional,” ujarnya. Pada Pojokkalbar.com, Selasa (27/10/2026) di Kantor BKPSDM Sintang.
Selain pengembangan kompetensi, Budi juga mengingatkan pentingnya pertanggungjawaban dalam setiap penggunaan anggaran negara. Menurutnya, setiap pengeluaran harus didukung dokumen dan bukti pertanggungjawaban yang jelas sesuai ketentuan.
“Yang jelas, setiap uang negara itu wajib ada pertanggungjawabannya. Setiap uang yang keluar pasti harus ada pertanggungjawabannya. Kalau ada pengeluaran yang tidak memiliki pertanggungjawaban, maka itu harus dicari dan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, ASN juga dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengikuti perkembangan teknologi digital. Menurutnya, proses adaptasi terhadap digitalisasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pegawai yang lebih senior, tetapi seluruh ASN, termasuk jajaran Inspektorat.
Pasalnya, sistem pengawasan pemerintahan kini semakin memanfaatkan teknologi digital, termasuk melalui penerapan e-audit dan e-review.
“Sekarang semuanya harus mulai digital. ASN yang mungkin belum terlalu terbiasa dengan teknologi harus lebih banyak belajar. Semua harus belajar, tidak hanya ASN, Inspektorat juga,” katanya.
Budi menegaskan, transformasi digital dalam pengawasan menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan tugas yang lebih efektif, sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Melalui peningkatan kompetensi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan pertanggungjawaban anggaran, diharapkan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dapat bekerja lebih profesional, transparan, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik.(red).


