BENGKAYANG | Pojokkalbar.com-
Ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Motorprix IMI Kalimantan Barat Seri III Tahun 2026 di Kabupaten Bengkayang resmi berakhir. Gelaran yang berlangsung pada 5–6 September 2026 di Sirkuit Non Permanen Sekayok Damai Raya (SDR), Kompleks Kantor Bupati Satu Atap Bengkayang, itu berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para pembalap maupun masyarakat.
Salah satu tim yang tampil mencuri perhatian adalah Ladofa Racing Team. Tim yang dipimpin Owner Ladofa Racing Team, Anang Saputra, tersebut berhasil membawa pulang sejumlah piala dari berbagai kelas yang diperlombakan.
Hasil tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Anang. Menurutnya, raihan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa persiapan yang dilakukan tim selama ini tidak sia-sia.
“Kami tentu sangat bangga dengan hasil yang diraih anak-anak. Banyak piala yang berhasil kami bawa pulang. Ini menjadi bukti bahwa persiapan yang kami lakukan selama ini tidak sia-sia,” ujar Anang Saputra.
Ia mengatakan, persaingan dalam ajang Kejurprov Motorprix tidak mudah. Para pembalap harus memiliki kesiapan fisik, mental, teknik, serta dukungan tim yang solid.
“Persaingannya cukup ketat. Karena itu, hasil ini bukan hanya kerja pembalap, tetapi juga kerja seluruh tim. Mulai dari mekanik, persiapan motor sampai strategi saat race, semuanya punya peran,” katanya.
Dalam kejuaraan tersebut, Ladofa Racing Team mencatat sejumlah hasil positif.
Pada kelas Matic 131 Std Expert, pembalap Ladofa berhasil meraih podium 1, 2 dan 5. Kemudian kelas Matic 131 Std Rookie meraih podium 5, sementara Matic 131 Std Novice meraih podium 2 dan 5.
Di kelas Bebek 2 Tak Novice, Ladofa meraih podium 5, disusul Bebek 2 Tak Non Juara yang juga meraih podium 5.
Sementara di kelas Bebek 4 Tak Rookie, pembalap Ladofa berhasil meraih podium 3 pada Race 1 dan podium 2 pada Race 2.
Hasil lainnya diraih pada kelas SuperMoto Funrace dengan podium 2. Tak hanya itu, Ladofa Racing Team juga berhasil menyabet Juara Umum kategori Matic Rookie.
Anang berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pembalap muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah diraih.
“Kami berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang. Target kami bukan hanya menang di satu seri, tetapi bagaimana pembalap-pembalap kami bisa konsisten dan terus berprestasi di ajang berikutnya,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kejurprov Motorprix IMI Kalbar Seri III Tahun 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkayang.
Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada IMI Provinsi Kalimantan Barat yang telah mempercayakan Kabupaten Bengkayang sebagai tuan rumah.
“Saya selaku Bupati mengapresiasi kegiatan ini dan terima kasih kepada IMI Provinsi Kalimantan Barat telah mempercayai Kabupaten Bengkayang dalam menyelenggarakan kejuaraan Motorprix seri III Kejurprov Kalbar,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, John Arendo Rara, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus peningkatan prestasi atlet balap motor daerah.
Ajang ini diikuti sekitar 40 tim dengan 330 starter. Berbagai kelas diperlombakan, mulai dari kategori Pemula, Open, Expert, Novice, Rookie hingga fun race bagi pembalap cilik dan pemula.
Selain menjadi ajang kompetisi dan pencarian bibit pembalap berprestasi, kejuaraan tersebut juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Ratusan peserta, tim balap dan penonton yang datang turut menggerakkan aktivitas ekonomi warga. Sejumlah pelaku UMKM terlihat membuka stan kuliner, minuman hingga menjajakan berbagai produk lokal di sekitar lokasi sirkuit.
Anang menilai penyelenggaraan event otomotif seperti ini memiliki dampak yang lebih luas.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus digelar. Bukan hanya untuk olahraga dan prestasi pembalap, tetapi juga bisa membantu UMKM dan menghidupkan ekonomi masyarakat. Bengkayang punya potensi besar untuk menjadi salah satu daerah tujuan event otomotif di Kalbar,” pungkasnya.



