Bupati Sintang Buka Roy’s Santri Fest 2026

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala membuka pelaksanaan Roy’s Santri Fest 2026 di halaman Masjid Roy’s Jannah, Desa Pauh Benua, Kecamatan Sepauk, Rabu (16/9/2026).

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda, Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Sintang, MUI Sintang, anggota DPRD Sintang, pimpinan Pengurus Masjid Roy’s Jannah Ahmad Wahyu Prayogo, pengurus pondok pesantren, para santri, tokoh agama serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan umat beragama di Kabupaten Sintang.

“Termasuk kegiatan Roy’s Santri Fest 2026 ini, kami dukung penuh dalam rangka menyaring qori dan qoriah yang hebat di Kabupaten Sintang. Kegiatan ini baik untuk melakukan seleksi sebagai persiapan mengikuti MTQ nanti,” kata Gregorius.

Ia juga berpesan agar proses penilaian dalam festival tersebut dilakukan secara objektif dan independen sehingga menghasilkan peserta terbaik.

“Pesan saya, juri harus independen supaya mampu menghasilkan pemenang yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Pengurus Masjid Roy’s Jannah, Desa Pauh Benua, Kecamatan Sepauk, Ahmad Wahyu Prayogo mengatakan Roy’s Santri Fest 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 September 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan festival baca tulis Al-Qur’an yang melibatkan pondok pesantren di Kabupaten Sintang.

“Kegiatan ini adalah acara festival baca tulis Al-Qur’an yang menghadirkan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sintang. Total ada 28 pondok pesantren, yang hadir sebagai peserta ada 15 pondok pesantren. Roy’s Santri Fest 2026 mengadakan 13 cabang lomba,” terang Ahmad.

Ia menjelaskan, Roy’s Santri Fest 2026 mengusung tema “Berprestasi dengan Qur’an, Berprestasi dengan Akhlak”.

Kegiatan tersebut, kata Ahmad, digagas bersama Munzalan Sintang sebagai wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi dan prestasi.

“Kami berharap kegiatan ini ke depan bisa rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang kompetisi, memperkenalkan potensi dan prestasi para santri kepada masyarakat secara lebih luas,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *