SINTANG | Pojokkalbar.com-
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat hingga tingkat desa. Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Koramil 1205-10/Ambalau memberikan sosialisasi kepada warga di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Senin (14/9/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB di Kantor Desa Gernis Jaya dan Desa Temiang Kapuas. Sosialisasi diikuti warga dari tiga desa, yakni Desa Paoh Benua, Gernis Jaya dan Temiang Kapuas.
Tim penyuluh terdiri dari Kolonel Laut (KH) Tulus Suswandi dan Mayor Cba Agus Budi Soetanto. Hadir pula para kepala desa, perangkat desa, anggota BPD, Babinsa, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat.
Dalam penyuluhan tersebut, Kolonel Tulus menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, pencegahan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat di tingkat desa.
“Semua pihak harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Keseimbangan dalam menjaga lingkungan ini penting agar alam bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam jangka waktu yang lebih lama oleh generasi yang akan datang,” ujar Kolonel Tulus.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, terutama saat kondisi cuaca kering. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api tanpa pengawasan dan penanganan yang tepat.
Kolonel Tulus menilai masyarakat desa memiliki peran penting karena menjadi pihak yang paling dekat dengan lingkungan dan lahan di wilayahnya.
“Kita ingin masyarakat menjadi bagian dari pencegahan. Kalau kepedulian ini tumbuh dari desa, tentu upaya mencegah karhutla akan lebih kuat,” katanya.
Kegiatan penyuluhan berlangsung tertib dan mendapat perhatian dari masyarakat. Para peserta juga diharapkan dapat meneruskan pesan pencegahan karhutla kepada keluarga dan warga lainnya.
Pesan utama yang dibawa Tim Penyuluh: menjaga lingkungan hari ini berarti menjaga kehidupan generasi berikutnya.(red)



