Di Tengah Kabut Asap, Mabes TNI Kembali Ingatkan Warga Sepauk Cegah Karhutla

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Kabupaten Sintang, tim pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Mabes TNI terus bergerak menyambangi masyarakat di wilayah pedalaman.

Kamis (10/9/2026), Tim Penyuluh Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Laut Tulus Suswandi bersama Mayor Cba Agus BS memberikan sosialisasi pencegahan Karhutla di Kantor Desa Bedayan, Kecamatan Sepauk.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta yang berasal dari tiga desa, yakni Desa Bedayan, Desa Nanga Libau dan Desa Nanga Bangun.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bedayan Riski Aiziz Hari Sari, Kepala Desa Nanga Bangun Heronimus Imus dan Kepala Desa Nanga Libau Martinus, perangkat desa, ketua BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, personel BKO TP Yon 543, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat.

Kolonel Laut Tulus Suswandi mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Terlebih, kondisi kemarau dan kabut asap yang terjadi saat ini harus menjadi perhatian bersama.

“Karhutla ini bukan hanya persoalan pemerintah atau petugas di lapangan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu masyarakat harus ikut berperan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Tulus saat memberikan penyuluhan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca yang panas dan kering seperti saat ini. Api yang awalnya kecil, menurutnya, dapat dengan mudah meluas dan sulit dikendalikan.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kita harus menjaga lingkungan kita, karena dampaknya bukan hanya kepada lahan yang terbakar, tetapi juga kesehatan masyarakat, anak-anak sekolah dan aktivitas masyarakat,” katanya.

Tulus juga mengajak para kepala desa dan perangkat desa untuk terus mengingatkan warganya mengenai bahaya Karhutla.

Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting dibandingkan harus melakukan pemadaman setelah api sudah meluas.

“Kita berharap kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat dan seluruh warga bisa bersama-sama menjaga wilayahnya. Kalau ada potensi kebakaran, segera laporkan dan jangan dibiarkan,” tegasnya.

Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat kesadaran masyarakat di tingkat desa agar ikut menjadi garda terdepan dalam mencegah Karhutla.

Kegiatan berlangsung tertib hingga selesai sekitar pukul 12.00 WIB.

Tiga desa yang menjadi sasaran penyuluhan kali ini berada di Kecamatan Sepauk, wilayah yang menjadi salah satu sasaran pergerakan Tim Mabes TNI dalam memperkuat pencegahan Karhutla dari desa ke desa.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *