SINTANG | Pojokkalbar.com-
Sosialisasi tersebut sekaligus memperkuat pelaksanaan inovasi (MEKAR BERSINAR) Mengelola Kebersihan Lingkungan Sekitar Menuju Lingkungan Bersih, Indah dan Asri, yang dikembangkan Pemerintah Kelurahan Mekar Jaya melalui pembentukan Bank Sampah Mekar Bersinar.
Lurah Mekar Jaya, Mujaroh, menempatkan keberadaan bank sampah sebagai salah satu langkah untuk mendorong perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam menangani sampah rumah tangga.
Melalui Bank Sampah Mekar Bersinar, warga diharapkan memiliki wadah untuk menyalurkan sampah yang masih bernilai ekonomis. Sampah yang telah dipilah dapat dikumpulkan, ditimbang, dicatat, kemudian dikelola sesuai mekanisme operasional bank sampah.
Mujaroh, mengatakan pengelolaan sampah juga harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga. Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari dapur dapat memberikan dampak besar terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Masalah pengelolaan sampah memang harus dimulai dari sumbernya, yaitu rumah tangga atau dapur. Pemilahan sampah dari rumah tangga akan berdampak besar. Sampah anorganik seperti plastik dan kaleng masih memiliki nilai ekonomis apabila dibawa atau ditabung di bank sampah,” ujar Mujaroh. Pada Pojokkalbar.com, Rabu (28/10/2026)
Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Dengan memanfaatkan Bank Sampah Mekar Bersinar, sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat dikelola menjadi sesuatu yang bernilai dan memberikan manfaat bagi warga.
Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan mempermudah masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Dukungan pengurus bank sampah, kader PKK, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar gerakan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Bagi Kelurahan Mekar Jaya yang berada di tepian Sungai Kapuas, pengelolaan sampah memiliki arti penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai, perlu diubah melalui edukasi berkelanjutan dan penyediaan alternatif pengelolaan sampah yang mudah dijangkau warga.
Bank Sampah Mekar Bersinar diharapkan dapat membantu mengurangi sampah yang berpotensi mencemari lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan barang bekas yang masih memiliki nilai guna.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Pengelolaan sampah berbasis masyarakat membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, pengurus bank sampah, kader PKK, dan masyarakat.
Karena itu, sosialisasi perlu ditindaklanjuti dengan praktik pemilahan, pengumpulan sampah, pencatatan transaksi, serta evaluasi secara berkala. Langkah ini penting agar bank sampah tidak hanya menjadi fasilitas pengumpulan barang bekas, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Dukungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang melalui kegiatan edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman warga sekaligus mendorong keberlanjutan operasional Bank Sampah Mekar Bersinar.
Lebih dari sekadar tempat mengumpulkan sampah, bank sampah diharapkan menjadi ruang pembelajaran untuk membangun budaya peduli lingkungan, menerapkan prinsip ekonomi sirkular, dan meningkatkan keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan.
Melalui gerakan bersama ini, Kelurahan Mekar Jaya berupaya mewujudkan lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan tertata.
Sebab, perubahan besar dalam pengelolaan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana di rumah, kemudian tumbuh menjadi kebiasaan dan gerakan bersama di tengah masyarakat.(red)



