Bupati Sintang Ajak Generasi Muda Jadi Patriotik, Gigih, dan Berempati

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengajak generasi muda untuk terus menghidupkan semangat Sumpah Pemuda melalui karakter yang kuat, semangat juang, serta kepedulian terhadap sesama.

Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga dari kualitas karakter generasi penerusnya.

“Hari ini, semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa. Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Tetapi kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah. Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter,” terang Gregorius Herkulanus Bala.

Ia menegaskan, generasi muda masa kini harus memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Ketiganya dinilai penting untuk membangun bangsa yang kuat sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Menurutnya, sikap patriotik tidak cukup diwujudkan melalui kata-kata, tetapi harus dibuktikan dengan pengabdian dan tindakan nyata bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, kegigihan diperlukan agar generasi muda tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak terpuruk saat mengalami kegagalan, serta terus berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

Selain patriotisme dan kegigihan, ia juga menekankan pentingnya empati. Generasi muda diharapkan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pribadi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain.

“Berempati berarti tidak hanya memikirkan keberhasilan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya. Tidak berpaling ketika melihat rakyatnya membutuhkan pertolongan. Sebab, patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Bala juga berpesan agar generasi muda berani bermimpi besar, bekerja keras, dan memiliki keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan. Namun, menurutnya, keberhasilan harus tetap diiringi dengan kerendahan hati dan kepedulian terhadap sesama.

“Bermimpilah setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” pesannya.

Ia berharap, momentum Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk terus berkontribusi melalui ilmu pengetahuan, karya, dan pengabdian nyata.

“Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” lanjutnya.

Menutup pesannya, Bupati Sintang mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab, masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” tutup Gregorius Herkulanus Bala.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *