Sintang, Pojokkalbar.com-
Kepala Badan Kebangsaan dan Politik Kabupaten Sintang Kusnidar menyatakan bahwa pihaknya merupakan garda terdepan dalam membangun keberagaman kerukunan organisasi dan media keormasan dengan kegiatan ini pihaknya juga mengundang stakeholder kemitraan Kesbangpol, pemerintah daerah dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang, kemudian dari unsur politik KPU, Bawaslu, TNI, Polri.
Dikatakanya program tersebut agar di refres kembali mengingat tanggung jawab terbesar menyambut 2024 ini mengingat banyak tugas dan tanggung jawab bersama.
“Nah oleh karena itu banyak tugas-tugas yang harus kita lakukan upaya deteksi dini terkait dengan potensi konflik baik itu konflik partai politik, sara, agama, maupun kelompok golongan.” Ucapnya.
Sebab itu dengan refress agar semua golongan sedianya dapat bersinergi, berkolaborasi, dan berkoordinasi untuk bersama-sama saling peduli antara satu dengan lainya.
“Dengan refres ini agar semua golongan bersama kami kesbangpol untuk bersinergi, berkolaborasi dan berkoordinasi harus kita tingkatkan bersama-sama saling peduli dengan satu yang lainya paling tidak kita cepat menemukan potensi, melaporkan dan cepat menyelesaikan ini yang kita harapkan dan kita juga bersyukur punya aplikasi Simantel yang dibuat provinsi, sebenarnya aplikasi ini penyatuan informasi Intelijen daerah, jadi semua informasi dari intelijen akan diserap, OPD, instansi vertikal maupun dari intelijen TNI, Polri, Kejaksaan ini akan disatukan informasinya di Simantel,”katanya.
Untuk sistem kerjanya dikatakan Kusnidar mengacu data lapangan dari masing-masing admin di OPD terkait, Instansi wajib melaporkan baik rencana aksi daerah, kegiatan, maupun penanganan-penanganan yang berpotensi konflik harus dilaporkan hanya saja permasalahanya jika admin di OPD ini tidak segera cepat melaporkan Simantel tidak akan berjalan dengan baik.
“Kemudian pada indikator kuning tersebut akan menyebutkan bahwa kondisi sedang waspada artinya sebuah kegiatan yang berpotensi konflik, seperti tadi yang disampaikan pak wakil bupati Terkait temuan BPK kondisinya hijau ada juga titik merahnya mungkin lebih banyak kuning yaitu peringatan ini hal biasa di setiap tahunnya pasti ada sehingga pak wakil melihat dari subtansi isi laporan, “pungkasnya.(red)



