SINTANG | Pojokkalbar.com-
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menetapkan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II B di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang pada Selasa, 26 Mei 2026 di Pendopo Bupati Sintang.
Sebanyak 14 pejabat tinggi pratama yang dilantik tersebut merupakan hasil pelaksanaan lelang terbuka seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang Tahun 2026.
Dari total 15 posisi yang dilakukan open bidding, masih tersisa satu jabatan yang belum dilantik yakni Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sintang. Posisi tersebut belum diisi karena pejabat sebelumnya baru akan memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.
Ia mengakui proses penempatan pejabat tidak dapat dipisahkan dari dinamika politik pemerintahan. Namun menurutnya, politik tidak selalu bermakna negatif.
“Kalau di luar ada yang bilang ini politik, saya juga tidak bisa menyangkal. Ini memang bagian dari politik. Tetapi politik itu bukan sesuatu yang jahat. Politik adalah cara kita mengakomodasi berbagai kepentingan dan merumuskan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sintang,” ujar Gregorius.
Ia memastikan tidak ada satu pun prosedur yang dilanggar dalam proses pelantikan tersebut. Seluruh tahapan mulai dari panitia seleksi hingga administrasi telah dijalankan sesuai ketentuan.
“Tanpa kami melanggar SOP sedikit pun. Semua prosedur sudah kita lalui sampai akhirnya pelantikan ini dilaksanakan hari ini,” tegasnya.
Gregorius juga meminta para pejabat yang baru dilantik dapat membangun kerja sama yang baik bersama pemerintah daerah. Ia mengibaratkan seluruh aparatur pemerintah sebagai pribadi-pribadi berbeda yang dipertemukan untuk tujuan yang sama.
“Kita ini bukan baut dan mur yang dibuat dari pabrik yang sama, tetapi kita dipertemukan untuk saling menyesuaikan. Ada rencana Tuhan yang baik kenapa kita berada di ruangan dan tugas ini,” katanya.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada ASN yang belum mendapat kesempatan menduduki jabatan tertentu. Menurutnya, kondisi itu bukan karena pilih kasih, melainkan karena sistem birokrasi yang semakin mengerucut pada jenjang jabatan tertentu.
“Ada kawan-kawan yang belum bisa berdiri di sini hari ini. Itu bukan karena kami jahat atau pilih kasih, tetapi karena sistemnya memang makin ke atas makin mengerucut. Ruang jabatan itu terbatas,” ujarnya.
Gregorius juga mengaku memahami apabila ada pihak yang kecewa terhadap hasil seleksi jabatan tersebut. Bahkan ia menyebut dirinya menjadi salah satu pihak yang paling terbebani dalam mengambil keputusan.
“Kalau ada yang kecewa, itu manusiawi. Saya memaklumi dan menghargai itu. Kalau mau jujur, siapa yang paling merasa berdosa dan paling pusing, saya juga salah satu yang paling pusing,” katanya disambut senyum para hadirin.
Ia pun menegaskan siap menerima kritik apabila ada pihak yang merasa tidak puas terhadap hasil pelantikan tersebut.
“Kalau memang harus ada yang disalahkan, salahkan saja Bupati. Saya tidak mau lempar ke sana-sini. Tapi secara aturan, saya merasa tidak bersalah karena semuanya sudah sesuai prosedur,” tegas Gregorius.
Di akhir sambutannya, Gregorius meminta seluruh jajaran pemerintah tetap menjaga komunikasi dan membangun pemerintahan secara bersama-sama. Ia juga mengajak insan media menyampaikan informasi secara terukur dan elegan demi menjaga profesionalisme.
“Kepada kawan-kawan media, saya berharap tetap menyampaikan hal-hal yang terukur dan elegan. Karena dengan begitu, media juga menghargai profesinya sendiri,” pungkasnya.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Budi Purwanto sebagai Inspektur Kabupaten Sintang, Nikodimus sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Ahyarudin Siregar sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, dr. Rosa Trivina sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Bunyamin sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sintang, M. Mardianto sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Sintang, Dedy Irawan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sintang, Lili Suryani sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Agustinus Yulianto sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, Joni S. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang, dr. H. Bagus Zodiak Adibrata sebagai Direktur RSUD Ade M. Djoen Sintang, Suprianto sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang, Sampe Ritonga sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sintang serta Petrianus sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang.
Dalam keputusan tersebut juga ditegaskan bahwa para pejabat diberikan tunjangan jabatan struktural sesuai ketentuan yang berlaku bagi jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II B.
Usai pembacaan keputusan, pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah dan janji jabatan yang dipandu langsung oleh Bupati Sintang.(red)



