SINTANG | Pojokkalbar.com-
Suasana haru menyelimuti kepulangan jamaah haji Kabupaten Sintang. Salah seorang jamaah, Hj. Indra Puspita, yang juga merupakan staf Prokopim Setda Kabupaten Sintang, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya setelah berhasil menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Dengan mata berkaca-kaca dan sesekali meneteskan air mata, Hj. Indra Puspita mengaku perasaannya bercampur antara sedih dan bahagia. Kesedihan itu muncul karena harus meninggalkan keluarga, terutama anak-anak dan suaminya dalam waktu yang cukup lama. Namun di sisi lain, ia merasakan kebahagiaan yang luar biasa karena Allah SWT memberikan kesempatan kepadanya untuk menunaikan rukun Islam kelima.
“Sedihnya itu karena harus meninggalkan keluarga, meninggalkan anak.. Tetapi bisa berangkat haji bersama suami tercinta yang dalam kondisi sakit pasca kecelakaan adalah suatu kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya haru pada saat penyambutan di Masjid Roy’is, Pauh Benua, Kecamatan Sepauk, Senin (22/6/2026) pukul 03.00 Wib.
Ia menceritakan, dirinya dan suami telah mendaftar haji sejak tahun 2013 dan akhirnya mendapat kesempatan berangkat pada musim haji tahun ini. Baginya, perjalanan ibadah tersebut menjadi momen yang sangat berharga, terlebih karena suaminya memiliki keterbatasan fisik akibat mengalami kecelakaan.
“Suami saya mengalami cacat pada kakinya akibat kecelakaan. Namun Alhamdulillah, beliau dapat menyelesaikan seluruh kewajiban ibadah haji dengan baik dan sempurna,” tuturnya.
Meski kondisi fisiknya tidak sepenuhnya normal, sang suami tetap bertekad menjalankan ibadah secara mandiri dan tidak menggunakan kursi roda selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Beliau tetap berusaha berjalan sesuai kemampuannya. Karena keyakinan dan kekuatannya, Allah mengabulkan keinginannya. Alhamdulillah, selama menunaikan ibadah haji semua rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar,” katanya.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur karena seluruh perjalanan ibadah haji, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, kami bisa berangkat dan kembali pulang dengan selamat, tidak kurang satu apa pun,” ucapnya penuh syukur.(red)



