SINTANG | Pojokkalbar.com-
Dinas Sosial Kabupaten Sintang terus mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program inovasi Program PUSAKA (Pemberdayaan Usaha Keluarga Harapan).
Melalui program tersebut, sebanyak sembilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perempuan yang telah tergraduasi dari Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Sintang menerima bantuan peralatan usaha.
Penyerahan bantuan sosial tersebut oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala saat acara Forum High Level Meeting (HLM) Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Kamis (5/11/2026).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang Ulidal Muchtar melalui Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Edma Hatita, mengatakan program Pustaka Sakti merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam membantu perempuan meningkatkan kemandirian ekonomi setelah tidak lagi menerima bantuan PKH.
Menurutnya, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Bagi KPM yang sudah memiliki usaha, bantuan berupa peralatan penunjang usaha. Sementara bagi yang belum memiliki usaha, bantuan dapat diberikan dalam bentuk peralatan kerja.
“Selama ini rata-rata penerima bantuan memang sudah memiliki usaha, seperti membuat kue dan membuka warung sembako. Setidaknya bantuan peralatan dari Dinas Sosial ini bisa membantu mengembangkan usaha mereka,” jelas Edma.
Ia menyebutkan, pada tahun 2026 terdapat sembilan perempuan penerima manfaat di Kecamatan Sintang yang mendapatkan bantuan tersebut.
Jumlah penerima disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia di Dinas Sosial Kabupaten Sintang.
Edma berharap, bantuan yang telah disalurkan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan sesaat, tetapi benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha penerima manfaat.
“Harapan kita mereka bisa menggunakan peralatan yang diberikan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Setidaknya ada peningkatan dan perubahan dari usaha yang mereka jalankan saat ini,” harapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penentuan penerima bantuan dilakukan melalui usulan dan survei lapangan bersama para pendamping PKH.
Dalam proses tersebut, Dinas Sosial memprioritaskan keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah, khususnya masyarakat yang masuk dalam kelompok desil satu hingga empat.
Dengan adanya program PUSAKA Dinas Sosial berharap perempuan yang telah tergraduasi dari PKH semakin mandiri secara ekonomi, mampu mengembangkan usaha produktif, serta tidak kembali bergantung pada bantuan sosial pemerintah.
Sementara itu salah satu dari penerima manfaat warga desa Merti Guna Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang Erna Faushe mengaku senang mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Kami sangat senang dan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberi bantuan, atas bantuan ini semoga usaha kami lebih maju,” ucapnya. (red)



