SINTANG | Pojokkalbar.com-
Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang
dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) didi dua desa yakni Desa Temawang Muntai dan Desa Tawangsari, Kecamatan Sepauk dan Tempunak, kemarin. Kecamatan Sepauk dan Tempunak kemarin, Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala diwakili Staf Ahli bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Asmidi, membuka acara dengan mengajak semua pihak memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kegiatan BIMTEK bisa terlaksana dengan baik. Menurut Bupati, program P2B merupakan inisiatif nasional dari Kementerian Pertanian yang memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai tanaman bergizi seperti sayur dan buah-buahan.
“P2B adalah upaya nyata untuk menyediakan pangan sehat dari rumah sendiri. Jika setiap keluarga mengelola pekarangan dengan baik, ketahanan serta kecukupan gizi keluarga akan meningkat secara berkelanjutan,” ujar Asmidi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Desa Temawang Muntai dan Desa Tawangsari sebagai desa penerima program P2B. Pemerintah desa diharapkan mendukung pelaksanaan P2B melalui dana desa serta berkolaborasi dengan Distanbun Kabupaten Sintang. Peran aktif masyarakat sangat penting agar program berjalan optimal.
Kegiatan BIMTEK yang dilaksanakan di dua desa ini merupakan bagian dari dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan tujuan meningkatkan gizi keluarga, pendapatan rumah tangga, serta kemandirian pangan. Distanbun memberikan bantuan berupa benih, pupuk, dan sarana pertanian kepada kelompok tani penerima manfaat agar dapat menghasilkan pangan bergizi tidak hanya untuk konsumsi sendiri tetapi juga dijual.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, perwakilan DPRD dapil Sepauk-Tempunak, Camat Sepauk, Kepala Desa Temawang Muntai dan Tawangsari, serta unsur keamanan seperti Danramil dan Kapolsek Sepauk turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, kelompok tani serta tokoh masyarakat juga aktif mengikuti BIMTEK.
Ketua TP PKK Kabupaten Sintang, Hermina Bala, menyatakan bahwa optimalisasi P2B merupakan upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat. Ia menyoroti pentingnya pola makan beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) yang saat ini masih perlu ditingkatkan demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.
“Dengan program P2B, kami berharap pola makan sehat dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat serta mendukung program Aku Hatinya PKK yang menekankan pengelolaan pekarangan rumah secara asri, teratur, indah, dan nyaman,” kata Hermina.
Melalui sinergi P2B dan Aku Hatinya PKK, Kabupaten Sintang berharap ketahanan dan kemandirian pangan rumah tangga semakin kuat, serta generasi muda tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. (red)



