SINTANG | Pojokkalbar.com–
DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sintang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Ballroom My Home Hotel, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, jajaran Forkopimda, penyelenggara pemilu, serta perwakilan partai politik.
Ketua DPC PKB Sintang, Muhammad Rizka Wahab menegaskan, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai.
“Momentum kegiatan PKB hari ini harus kita maknai sebagai ajang konsolidasi sosial dan politik untuk menyatukan visi, mengokohkan barisan, serta merumuskan langkah-langkah strategis PKB ke depan,” ujarnya.
Ia menilai, tantangan politik ke depan semakin kompleks. Karena itu, PKB dituntut menjadi partai yang kuat, mandiri, dan solid dalam menjaga persatuan serta nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Menurutnya, hasil Pemilu yang telah dilalui menjadi pelajaran berharga. Di tengah berbagai keterbatasan, kader PKB tetap menunjukkan militansi dan mampu meraih kepercayaan masyarakat.
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat konsolidasi partai, dari tingkat DPC hingga ranting. Jadikan PKB sebagai pilar demokrasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong peningkatan kolaborasi dengan ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengapresiasi kekompakan kader PKB yang dinilainya solid dalam setiap perjuangan politik.
“Kalau diibaratkan sebuah armada, dayungnya bergerak bersama, seirama, dan solid. Di PKB, saya merasakan kekuatan itu lengkap,” ungkapnya.
Bala mengakui, kebersamaan dengan PKB menjadi bagian penting dalam perjalanan politiknya. Ia bahkan menyebut dukungan partai tersebut sangat berpengaruh.
“Jika tidak bersama PKB, mungkin saya tidak akan berdiri di sini hari ini,” katanya.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan diperkuat ke depan. Menurutnya, politik harus dijalankan dengan semangat kebersamaan tanpa menjatuhkan pihak lain.
“Kita berjuang bukan hanya untuk menang, tetapi juga menjaga perasaan semua pihak. Itu yang menjadi kekuatan kita bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Kalimantan Barat, Irsan yang membuka secara resmi Musda menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman.
“Dalam membangun Indonesia, kita tidak bisa berjalan sendiri. Perbedaan harus dirajut menjadi kekuatan bersama,” ujarnya.
Ia mengakui, perolehan kursi PKB di DPRD Sintang mengalami penurunan dari empat menjadi tiga kursi. Namun, hal tersebut harus dijadikan bahan evaluasi dan motivasi.
“Target kita ke depan jelas, minimal lima kursi. Ini butuh kerja keras, kekompakan, dan strategi matang,” tegasnya.
Irsan juga mengingatkan kader agar tidak hanya hadir saat momentum politik, tetapi terus berada di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan.
“Musyawarah ini bukan sekadar formalitas, melainkan jantung organisasi. Di sinilah evaluasi, konsolidasi, dan arah perjuangan ditentukan,” pungkasnya.(red)



