SINTANG | Pojokkalbar.com-
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Kabupaten Sintang, Pandu Azka Pratama. Rider binaan Uray Anan Racing Team itu sukses menyabet trofi IMI Kalbar Awards 2025–2026 sebagai Juara Umum Kejurprov Motoprix Kalbar 2025 kategori Rookie.
Trofi penghargaan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Barat tersebut secara simbolis diserahkan kepada Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala di Pendopo Kediaman Dinas Bupati Sintang, Rabu (18/2/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua IMI Kabupaten Sintang, Boy Rahardian, didampingi Pandu Azka Pratama.
Sebelumnya, Pandu Siswa MTs N 1 Sintang ini menerima trofi tersebut pada puncak Malam Anugerah IMI Kalbar yang digelar bersamaan dengan Rapat Kerja Provinsi IMI Kalbar, Sabtu malam (14/2/2026). Penghargaan itu menjadi bukti konsistensi dan performa impresif Pandu sepanjang gelaran Kejurprov Motoprix Kalbar 2025.
Ketua IMI Kabupaten Sintang, Boy Rahardian, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Menurut dia, capaian sebagai juara umum bukanlah hal yang diraih secara instan.
“Untuk menjadi Juara Umum Kejurprov Motoprix Kalbar 2025 kategori Rookie tentu bukan perkara mudah. Banyak proses, latihan keras, disiplin, serta dukungan tim yang dilalui. Kami bangga karena Pandu kembali membawa pulang penghargaan bergengsi dari IMI Kalbar,” tegas Boy saat penyerahan trofi.
Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sampai di level provinsi. IMI Sintang, kata dia, akan terus mendorong pembinaan agar talenta muda seperti Pandu mampu bersaing di tingkat nasional.
Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memberikan apresiasi tinggi atas capaian pembalap muda tersebut. Menurutnya, prestasi Pandu bukan hanya kebanggaan pribadi dan tim, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Sintang.
“Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi prestasi yang diraih anak muda kita. Ini bukti bahwa dengan pembinaan dan wadah yang tepat, generasi muda bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Bala menegaskan, ajang balap resmi seperti Kejurprov Motoprix menjadi ruang yang tepat untuk menyalurkan bakat dan minat otomotif generasi muda, dibandingkan terlibat dalam balap liar yang membahayakan diri sendiri dan masyarakat.
“Daripada balap liar di jalan umum, lebih baik mereka disalurkan melalui event resmi yang terukur, aman, dan berprestasi. Kami berharap prestasi ini bisa dipertahankan dan terus dikembangkan hingga ke tingkat nasional,” tambahnya.
Keberhasilan Pandu Azka Pratama menjadi Juara Umum kategori Rookie sekaligus menegaskan bahwa Kabupaten Sintang memiliki potensi besar di dunia balap motor. Dengan dukungan pemerintah daerah, IMI, dan tim balap, bukan tidak mungkin ke depan Sintang akan melahirkan pembalap nasional yang disegani.(sus)



