Gaspol dari Sirkuit ke Pendopo! Pembalap Rookie Kalbar Terima Trofi Bergengsi, Nama Pandu Azka Pratama Melejit

Diposting pada

PONTIANAK | Pojokkalbar.com-

Deru mesin balap yang biasa menggema di lintasan, Sabtu malam (14/2/2026), seolah pindah ke Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Bukan suara knalpot yang terdengar, melainkan tepuk tangan panjang ketika nama Pandu Azka Pratama dipanggil ke depan panggung.

Pembalap muda dari  Uray Anan Racing Teamitu ini resmi menerima trofi IMI Kalbar Awards 2025–2026 sebagai Juara Umum Kejurprov Motoprix Kalbar 2025 kategori Rookie. Momen tersebut menjadi salah satu puncak acara Malam Anugerah IMI Kalbar yang digelar bersamaan dengan Rapat Kerja Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalbar.

Trofi diserahkan langsung oleh Ketua IMI Kalbar dan Asia Syarifmahmud di hadapan pengurus, komunitas otomotif, serta insan balap se-Kalimantan Barat. Malam itu bukan sekadar seremoni—tetapi pengakuan bahwa dunia balap Kalbar sedang melahirkan generasi baru.

Ketua panitia Rakerprov dan IMI Kalbar Awards Arief Rinaldi menyebut penghargaan ini bukan hadiah biasa.

“Ini bentuk apresiasi bagi atlet balap yang berprestasi dan berjuang sepanjang musim. Kita ingin pembalap Kalbar tidak hanya jago di daerah, tapi bisa menembus level nasional,” ujarnya.

Menurutnya, Kejurprov Motoprix 2025 berlangsung ketat. Persaingan antarpembalap muda semakin agresif. Banyak tim mulai serius membina rider sejak usia dini.

Nama Pandu Azka Pratama yang merupakan siswa MTs N 1 Sintang ini muncul sebagai kejutan. Di kategori rookie, dia tampil konsisten hampir di setiap seri. Bukan hanya sekali menang, tetapi mampu mengunci poin hingga keluar sebagai juara umum.

Pandu ini hampir tiap tahun menang sudah sering menjuarai baik di kalbar maupun di kota lain untuk region kalimantan

Ketua IMI Kalbar H. Yuliansyah menilai prestasi itu menjadi sinyal penting bagi masa depan olahraga otomotif daerah.

“Kalbar punya potensi pembalap besar. Tinggal pembinaan yang serius dan dukungan semua pihak,” katanya.

Sementara itu Sekretaris IMI Kalbar Denny Andrie menambahkan, pihaknya menargetkan pembalap Kalbar bisa tampil di kejuaraan nasional bahkan Asia.

Dari Perjuangan ke Podium

Bagi Pandu, malam penghargaan tersebut bukan sekadar menerima piala. Itu adalah hasil dari satu musim penuh perjuangan.

Pembalap muda itu mengaku haru ketika namanya diumumkan.

“Perasaannya pasti senang dan bahagia. Tahun 2025 kemarin kami berjuang keras. Alhamdulillah bisa juara umum,” ucapnya.

Ia mengungkapkan tidak mudah menjaga konsistensi di setiap seri balapan. Selain faktor teknis motor, fisik dan mental juga menjadi penentu.

Namun ia tidak ingin cepat puas.

“Harapannya ke depan semoga bisa lebih baik lagi dari kemarin. Mudah-mudahan bisa juara umum lagi di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Bibit Baru Balap Kalbar

IMI Kalbar menilai munculnya juara dari kategori rookie menjadi pertanda positif. Selama ini, dunia balap daerah sering kekurangan regenerasi. Banyak pembalap hebat berhenti tanpa penerus.

Kini situasi mulai berubah.

Komunitas otomotif, bengkel balap, hingga tim kecil mulai aktif mencari talenta muda. Ajang Motoprix pun berubah menjadi panggung pembuktian.

Jika pembinaan konsisten, bukan mustahil Kalimantan Barat bisa melahirkan pembalap nasional.

Dan malam itu, di bawah lampu megah Pendopo Gubernur, sebuah pesan tersampaikan jelas:

lintasan balap Kalbar tidak lagi sepi talenta.

Nama Pandu Azka Pratama mungkin baru muncul sekarang.

Tapi jika konsisten, bukan tidak mungkin berikutnya bukan hanya trofi provinsi yang ia angkat — melainkan podium nasional.(sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *