SINTANG | Pojokkalbar.com- Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kabupaten Sintang siap berangkat menuju Pontianak untuk mengikuti Pesparani I Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (31/10/2025).
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa Pesparani bukan sekadar ajang lomba seni suara atau liturgi, tetapi merupakan wujud nyata dari panggilan iman untuk memuliakan Tuhan melalui talenta yang dianugerahkan-Nya.
“Pesparani adalah perayaan iman umat Katolik dalam bentuk seni suara gerejani, bertutur kitab suci, mazmur, dan berbagai ekspresi religius lainnya yang mencerminkan kehidupan beriman yang aktif, gembira, dan bersaudara,” ujar Bupati Sintang.
“Melalui Pesparani, kita diajak untuk semakin menghayati iman dalam kebersamaan, mempererat persaudaraan antarumat, serta meneguhkan semangat pelayanan bagi gereja dan masyarakat,” tambahnya.
Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Sintang, Agustinus Hata, menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang akan berpartisipasi dalam tujuh jenis lomba dari delapan cabang yang dilombakan pada ajang tersebut.
“Sehingga jumlah peserta yang ikut berangkat ke Pontianak adalah 51 orang, terdiri dari Paduan Suara Dewasa Campuran 35 orang, Mazmur Anak 1 orang, Mazmur Remaja 1 orang, Mazmur OMK 1 orang, Mazmur Dewasa 1 orang, Bertutur Kitab Suci 1 orang, Cerdas Cermat Rohani Remaja 3 orang, dan 7 orang pelatih,” terang Agustinus Hata.
Ia menambahkan, seluruh peserta sudah menjalani seleksi dan latihan intensif sebelum keberangkatan.
Latihan dilakukan secara teratur dengan bimbingan pelatih berpengalaman dan dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Peserta juga akan didampingi dan diurus oleh pengurus LP3K Kabupaten Sintang selama di Pontianak. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Sintang, DPRD Sintang, Kemenag Sintang, Uskup Sintang, dan seluruh umat yang telah memberi perhatian kepada kami,” ungkap Agustinus.
Lebih lanjut, Agustinus mengingatkan bahwa keikutsertaan kontingen Sintang tidak hanya untuk mencari kemenangan, tetapi juga sebagai wujud pelayanan dan kesaksian iman umat Katolik.
“Kita membawa nama Kabupaten Sintang, sehingga semua peserta, pelatih, dan pengurus harus penuh semangat, disiplin, dan sportivitas. Kita tidak hanya berkompetisi untuk menang, tetapi untuk memuliakan Tuhan dan mempererat silaturahmi sesama umat Katolik di Kalimantan Barat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Sintang, RD Agustinus Xaverius Bahang, menyampaikan dukungan penuh dari pihak keuskupan terhadap kontingen Pesparani Sintang yang akan bertanding di Pontianak.
“Kami mengutus kalian dengan doa. Bernyanyilah dengan hati, bukan hanya untuk dilombakan, tetapi untuk memuji dan memuliakan Tuhan,” pesan RD Agustinus Xaverius Bahang.
Hal senada disampaikan oleh Edy Pranoto, Pelaksana Tugas Kasi Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Sintang. Ia menilai kegiatan Pesparani memiliki nilai spiritual sekaligus sosial yang penting bagi umat Katolik di daerah.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami, bukan hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan memupuk talenta umat dalam bernyanyi serta meningkatkan keimanan kepada Tuhan,” ujar Edy Pranoto.
“Peserta harus mengikuti lomba ini dengan serius dan membawa prestasi bagi umat Katolik dan Pemerintah Kabupaten Sintang,” tambahnya.
Agustinus Hata menutup dengan optimisme bahwa seluruh peserta siap tampil maksimal dan membawa nama baik Sintang di ajang provinsi tersebut.
“Kami sudah siap lahir dan batin. Mohon doa dari seluruh masyarakat Sintang agar kontingen Pesparani kita bisa tampil terbaik dan membawa pulang kebanggaan untuk daerah tercinta,” pungkasnya.(red)



