SINTANG | Pojokkalbar.com-
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sintang menyerahkan bantuan program Pengurangan Beban Kemiskinan dan Penanggulangan Penderita Tuberculosis (TBC) Tahun 2025. Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Sabtu (1/11/2025).
Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, mewakili Wakil Bupati Sintang mengatakan kegiatan ini merupakan langkah nyata mendukung pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan dan membantu penyembuhan penderita TBC.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala UPT dan Badan Kabupaten, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama Kabupaten Sintang, serta tokoh agama dan masyarakat.
“Program ini tidak hanya soal bantuan materi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan semangat masyarakat untuk bangkit dari kesulitan ekonomi akibat penyakit TBC,” ujar Helmi.
Ketua Panitia Anwar Sayuthi melaporkan, saat ini ada 7 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang aktif dalam program ini. “Kami berharap hingga akhir tahun nanti akan bertambah menjadi 27 UPZ yang dapat berpartisipasi secara rutin setiap bulan, bukan hanya menjelang Ramadan,” ungkapnya.
Ketua Baznas Kabupaten Sintang, Totok Agus Sudono, menambahkan bahwa program tahun ini menargetkan 500 paket bantuan yang akan disalurkan, khususnya untuk masyarakat kurang mampu dan penderita TBC. “Kami juga berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat demi efektivitas program,” kata Totok.
Lebih lanjut, Totok menyatakan upaya pengurangan beban kemiskinan akan dilakukan dengan cara yang realistis, mengingat keterbatasan dana. Namun, ia optimistis bantuan dari zakat dan sedekah akan memberi manfaat besar bagi masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menyampaikan bahwa seluruh ASN di lingkungan Kemenag secara rutin menyisihkan dana zakat sebagai bentuk partisipasi aktif membantu sesama.
“Ini contoh nyata bagaimana lembaga keagamaan ikut andil meringankan beban masyarakat yang terdampak kemiskinan dan penyakit,” tuturnya.
Penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi semua pihak agar zakat dan sedekah dapat dikelola secara transparan dan akuntabel, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sintang secara berkelanjutan.(red)



