BPPD Sintang Dampingi Tim BNPPDT Pantau Jalan dan Bedah Rumah di Perbatasan

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sintang mendampingi Tim Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia dan Daerah Terpencil (BNPPDT) dalam kegiatan fasilitasi dan koordinasi pembangunan infrastruktur serta layanan sosial dasar di kawasan perbatasan Kabupaten Sintang.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantauan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah serta monitoring dan evaluasi (monev) progres pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan.

Salah satu titik yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah pekerjaan pembangunan jalan ruas Balai Karangan–Rasau, tepatnya di Desa Empunak, Kabupaten Sintang.

Tim BNPPDT yang melakukan pemantauan dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Infrastruktur, Eko Kesra Harris Fadlhly. Dalam kegiatan itu, tim turun langsung untuk melihat perkembangan pelaksanaan pembangunan sekaligus melakukan koordinasi terkait infrastruktur dan pelayanan sosial dasar bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

Kepala BPPD Kabupaten Sintang, Mardiyanto, mengatakan bahwa pihaknya turut mendampingi Tim BNPPDT dalam rangka memastikan pelaksanaan pemantauan dan koordinasi di lapangan berjalan dengan baik.

Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan di kawasan perbatasan.

“Kami dari BPPD Sintang mendampingi Tim BNPP dalam rangka monitoring dan evaluasi progres pembangunan infrastruktur jalan ruas Balai Karangan–Rasau, khususnya pada titik pekerjaan di Desa Empunak, wilayah perbatasan Kabupaten Sintang,” beber Mardiyanto. pada Rabu,(4/11/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.

Ketersediaan akses jalan yang memadai diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta mendukung aktivitas perekonomian warga.

Selain pemantauan pembangunan jalan, perhatian terhadap program BSPS juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Program bedah rumah diharapkan mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang lebih layak dan sehat.

Melalui kegiatan fasilitasi dan koordinasi ini, pemerintah berharap pembangunan infrastruktur dan layanan sosial dasar di kawasan perbatasan dapat berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BPPD Kabupaten Sintang juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat maupun instansi terkait agar berbagai kebutuhan pembangunan di kawasan perbatasan mendapat perhatian dan penanganan secara berkelanjutan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *