Pemkab Sintang Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Jembatan Roboh di Serawai Ditargetkan Tuntas 2026

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Pemkab Sintang melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Targetkan Seluruh Jalan Rusak dalam Kota Tertangani pada 2026, Jembatan Serawai Jadi Prioritas

Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot penanganan infrastruktur jalan dan jembatan sepanjang 2026.

Sejumlah pekerjaan perbaikan jalan dan jembatan saat ini masih berjalan, baik melalui anggaran murni maupun Anggaran Biaya Tambahan (ABT) APBD-P.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Mursalin, mengatakan pihaknya menargetkan sejumlah pekerjaan yang belum selesai dapat dituntaskan hingga akhir tahun 2026.

Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian di antaranya Jalan Haji Fatimah dan Jalan Tengku Umar yang mengalami longsor. Selain itu, sejumlah ruas jalan dalam kota, termasuk kawasan Sungai Durian, juga akan mendapatkan penanganan.

“Pokoknya di 2026, kerusakan jalan dalam kota yang kita lihat akan kita tangani semua,” ujarnya. Pada Pojokkalbar.com, Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan yang bersumber dari anggaran murni saat ini hampir seluruhnya selesai. Sementara kegiatan yang menggunakan anggaran ABT masih dalam proses dan segera dilaksanakan.

Selain jalan dalam kota, Pemkab Sintang juga menargetkan penanganan sejumlah jembatan yang roboh di Kecamatan Serawai agar seluruhnya dapat tertangani pada 2026.

Menurut Mursalin, seluruh usulan penanganan infrastruktur tersebut sudah dimasukkan dalam APBD sehingga diharapkan dapat direalisasikan sesuai perencanaan.

Sementara untuk 2027, Dinas PU Sintang telah memasukkan rencana penanganan jembatan di wilayah Ketungau Dua. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada ketersediaan anggaran.

Terkait penanganan ruas jalan Bedayan, Mursalin menjelaskan bahwa pekerjaan tetap berjalan melalui dana Dana Bagi Hasil (DBH) Kabupaten Sintang.

Selain itu, pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional juga akan melakukan penanganan pada ruas jalan sepanjang Buluh Kuning hingga Libau.

“Jadi bukan hanya khusus Bedayan, tetapi penanganannya sepanjang Buluh Kuning sampai Libau,” jelasnya.

Adapun untuk wilayah Kecamatan Sepauk, kondisi ruas jalan menuju pusat kota dinilai relatif aman. Meski demikian, terdapat sejumlah jembatan yang membutuhkan perhatian karena kondisinya mulai mengalami penurunan.

Ke depan, Dinas PU Sintang akan memprioritaskan intervensi terhadap jembatan-jembatan di sepanjang ruas jalan Lengkenat-Sepauk agar akses transportasi masyarakat tetap lancar dan aman.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *