SINTANG | PojokKalbar.com –
Masyarakat Kabupaten Sintang diimbau tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), meski kondisi kabut asap mulai membaik dan hujan semakin sering turun.
Pasalnya, perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan berpotensi meningkatkan risiko sejumlah penyakit, mulai dari demam berdarah dengue (DBD) hingga infeksi virus yang banyak menyerang anak-anak.
Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Puri Sintang Andar Jimmy Pintabar mengungkapkan, belakangan ini cukup banyak anak yang menjalani perawatan akibat infeksi virus. Gejala yang muncul antara lain demam tinggi, ruam merah pada kulit, batuk, pilek, hingga nyeri di sekujur tubuh.
Meski demikian, penyebab pasti infeksi tersebut belum dapat dipastikan sebagai chikungunya. Kasus yang ditemukan masih diobservasi berdasarkan gejala klinis, seperti demam atau febris dan infeksi virus (viral infection).
“Penyebarannya cukup cepat, jadi banyak sekali kasus infeksi virus pada anak-anak,” ujarnya. Pada PojokKalbar.com, Senin,(19/10/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini kasus DBD yang ditemukan masih relatif sedikit. Namun, masyarakat tetap diminta waspada karena musim penghujan dapat meningkatkan risiko perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
Untuk mencegah penyebaran penyakit, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta menggunakan masker ketika sedang sakit.
Sementara itu, pertolongan awal bagi anak yang mengalami demam dapat dilakukan dengan memberikan kompres hangat. Obat penurun panas seperti parasetamol dapat diberikan sesuai dosis yang dianjurkan berdasarkan usia dan berat badan anak.
Apabila demam tidak kunjung turun atau kondisi anak memburuk, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengabaikan gejala demam tinggi, terutama jika disertai ruam merah, nyeri tubuh, batuk, atau pilek.
Penerapan PHBS dan kewaspadaan terhadap gejala penyakit diharapkan dapat membantu mencegah peningkatan kasus penyakit selama musim penghujan di Kabupaten Sintang.(red)



