SINTANG | Pojokkalbar.com-
Anggota Komisi IV DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat II, Paulus Hadi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sintang. Hal itu disampaikan saat menyerahkan bantuan benih padi varietas Inpari 32 dan benih jagung hibrida varietas Betras 18 kepada kelompok tani di Dusun Ranti Pendek, Desa Gembaraya, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, pada Minggu (26/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Paulus Hadi didampingi Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Wakil Ketua DPRD Sandan, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Martin Nandung, Kepala Dinas Kominfo Paulinus, Kabag SDM Polres Sintang AKP Dedy Supriyadi, dan Pasi Ter Kodim 1205/Stg Kapten Inf. Arif Purwanto.
Turut hadir juga Kapolsek Kelam Permai AKP Sopandi, Camat Kelam Permai Kusmara Asmijaya, Danramil Kelam Permai Perlu Sarageh, BPP Kelam Permai, serta kelompok tani setempat.
Paulus Hadi menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat melalui Komisi IV DPR RI terhadap petani di daerah. Menurutnya, benih padi yang diserahkan mencapai sekitar 7 ton, sedangkan benih jagung sebanyak 4 ton.
“Hari ini kami menyerahkan benih padi dan jagung, sekaligus melakukan penanaman karena usia bibitnya sudah cukup. Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi petani kita di Sintang,” ujar Paulus Hadi.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas pertanian daerah dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Kalau ini berhasil, maka akan menjadi salah satu langkah penting mendongkrak ketahanan pangan di Kabupaten Sintang. Kami ingin memastikan semangat petani tetap tinggi, dan pemerintah pusat pun terus memberi dukungan berkelanjutan,” tegasnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Martin Nandung, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Paulus Hadi atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Sintang.
“Terima kasih kepada Bapak Paulus Hadi yang sudah menyerahkan bantuan benih padi dan jagung secara simbolis kepada petani kita. Kegiatan ini tidak hanya memberi semangat, tapi juga menunjukkan perhatian nyata dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Martin menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang memiliki 14 kecamatan, 391 desa, dan 16 kelurahan. Menurutnya, kondisi geografis yang luas membuat pemerintah daerah belum bisa menjangkau seluruh kelompok tani secara merata.
“Dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, tentu butuh waktu panjang untuk memenuhi seluruh kebutuhan petani. Karena itu, dukungan dari pusat seperti ini sangat berarti. Kami berharap Pak Paulus terus memperjuangkan bantuan bagi petani Sintang,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran sektor pertanian dalam menurunkan angka kemiskinan di Sintang.
“Data menunjukkan bahwa kemiskinan di Sintang masih didominasi oleh kelompok petani. Jadi, setiap dukungan terhadap sektor pertanian otomatis berdampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelas Martin.
Sementara itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengingatkan para penyuluh dan petani agar menjaga semangat dan komitmen dalam mengelola bantuan yang diberikan.
“Saya berharap kita semua tetap semangat dan tulus mendampingi petani. Bantuan dari pusat akan berguna kalau kita punya niat kuat untuk memanfaatkannya dengan benar,” kata Bala.
Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan alat dan sarana pertanian secara maksimal agar tidak hanya dikuasai satu kelompok.
“Alat pertanian ini harus produktif dan digunakan bersama di tingkat desa. Jangan sampai nganggur atau hanya digunakan oleh satu kelompok saja,” ujarnya menegaskan.
Selain itu, Bala juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menjual lahan pertanian.
“Kalau kita terus menjual tanah, lama-lama tidak ada yang bisa diolah lagi. Tanah harus dimanfaatkan, bukan dilepaskan. Pemerintah bantu alat, tapi petani juga harus punya tanggung jawab menjaga lahan,” tegasnya.
Paulus Hadi dalam kesempatan itu juga menyampaikan rasa bangganya dapat hadir langsung di Sintang.
“Ini kunjungan pertama saya sebagai anggota DPR RI ke Sintang, dan sambutan masyarakat luar biasa. Saya bersama istri datang untuk melihat langsung semangat petani di sini. Saya merasa terhormat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat, melalui Komisi IV DPR RI, akan terus memperjuangkan bantuan bagi petani di Kalimantan Barat.
“Program bibit padi dan jagung ini bagian dari misi ketahanan pangan nasional. Saya berharap petani memanfaatkannya dengan baik, supaya hasilnya bisa maksimal dan berdampak bagi kesejahteraan,” katanya.
Kegiatan diakhiri dengan dialog interaktif antara Paulus Hadi, Bupati Sintang, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani (KTNA). Dalam sesi tersebut, petani menyampaikan berbagai keluhan, usulan, serta harapan agar dukungan bagi sektor pertanian di Kabupaten Sintang terus berlanjut.(red)



