SINTANG | Pojokkalbar.com-
Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, menggelar pengajian bulanan pada Minggu (11/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan bagi kaum perempuan.
Pengajian berlangsung dengan rangkaian kegiatan berupa hadroh, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, selawat Nabi, tahlil, sambutan, tausiah agama, hingga doa penutup.
Perwakilan Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Binjai Hulu, Narianto, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota Muslimat NU untuk terus menjaga kekompakan dan konsisten dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan.
“Muslimat NU dan MWC NU harus tetap solid dalam menjalin majelis ilmu di Kecamatan Binjai Hulu. Kita perlu terus bekerja sama agar pengajian bulanan dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa PAC Muslimat NU Binjai Hulu akan menggelar Pengajian Akbar Muslimat NU se-Kabupaten Sintang pada 8 November 2026 di PR Muslimat NU Mensiku.
“Kami berharap masyarakat dapat turut mendukung dan bersama-sama membantu memfasilitasi kegiatan Pengajian Akbar Muslimat NU agar dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Sementara itu, takmir masjid PR Muslimat NU Binjai Hulu selaku tuan rumah mengajak para anggota untuk terus bersemangat menuntut ilmu agama dan menjaga hubungan baik antarsesama.
“Melalui pengajian ini, kita berharap silaturahmi semakin erat. Semoga ibu-ibu Muslimat NU semakin berilmu, mampu mendidik anak-anak dengan baik, serta menjadi istri yang salehah dalam keluarga,” tuturnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan perwakilan Camat Binjai Hulu, H. Moh. Yasir. Ia menilai pengajian memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Pengajian Muslimat NU sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kami mendukung agar organisasi kemasyarakatan tetap istiqamah melaksanakan kegiatan pengajian di Kecamatan Binjai Hulu,” ujarnya.
Yasir juga menyampaikan dukungan terhadap rencana Pengajian Akbar Muslimat NU se-Kabupaten Sintang yang dijadwalkan berlangsung pada 8 November mendatang.
Puncak kegiatan diisi tausiah oleh Gus Arifuddin, Al-Hafidz. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan empat kunci menjalani kehidupan dengan tenang, yakni memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berzikir, badan yang sabar, serta menjadi pribadi yang salehah.
“Kalau kita ingin hidup tenang, kuncinya adalah hati yang selalu bersyukur, lisan yang penuh zikir, badan yang sabar, dan menjadi pribadi yang salehah,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Kiai Agus Nurkolis, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Telaga Dua, Kecamatan Binjai Hulu.
Melalui pengajian rutin ini, Muslimat NU Binjai Hulu diharapkan terus memperkuat ukhuwah Islamiah, meningkatkan pengetahuan agama, serta berperan dalam membangun keluarga yang harmonis dan religius.(red)



