Lato-Lato Alihkan Perhatian Anak Main Gadget

Diposting pada

Sintang | Pojokkalbar.com-
Belakangan ini, booming permainan
lato-lato, Tren salah satu permainan tradisional ini pun dinilai memberi dampak positif bagi perkembangan anak. Salah satunya, meminimalisir dampak dan mengalihkan ketergantungan anak pada gadget.

Banyak dampak yang dihasilkan dari anak main lato-lato salah satunya menguji keahlian dalam bermain bola etek-etek ini kemudian yang kedua permainan tradisional di tahun 90-an ini selain sederhana juga dapat mengurangi si anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua dari main HP.

Permainan yang terdiri dari dua bola kecil yang digabungkan dengan seutas tali ini memiliki banyak ragam warna dan nama di setiap daerah.

Banyak konten-konten menarik main lato-lato yang dibuat warga net dengan meng-upload video ketika mereka bermain lato lato, ada yang sudah mahir memainkannya ada juga yang baru belajar. Bahkan permainan tersebut juga dicoba kalangan pejabat diantaranya RI-1 Joko Widodo dan Ganjar Pranowo Gubernur Jateng.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Lindra Azmar menyatakan bahwa menurutnya permainan lato-lato tersebut ada baiknya kembali muncul disaat dunia digital ini.

“Saya pikir ada baiknya permainan etek-etek ini viral kembali disaat anak-anak pada kecanduan gadget sehingga dapat minimalisir anak main HP, ” Kata Lindra Azmar pada media ini Kamis, (5/1/2023).

Bermain lato-lato sebut dia juga menguji kecekatan anak, bagi yang baru belajar tentu akan sulit dan bagi yang sudah handal tinggal nggerakkan tangan saja sudah bisa.

“Main lato-lato ini menurut saya juga untuk menguji kecekatan tangan, bagi yang sudah pandai gerakkan tangan sedikit saja sudah bisa, tapi bagi yang pemula tentu susah bahkan tak jarang ada yang lengan tangannya memar semua, ” Ujarnya.

Pun demikian dia mengimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi anaknya ketika bermain lato-lato agar tak digunakan untuk memukul kawanya.

“Saya berharap kepada para orang tua untuk mengawasi anaknya yang dibawah umur saat main lato-lato agar tidak dibuat memukul kawanya, ” Tegas Lindra. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *