Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Beberapa Daerah, Camat Sintang imbau Warga untuk Waspada

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan sejumlah daerah di sekitar Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang terendam banjir. Hal ini membuat Camat Sintang, Tatang Supriyatna, memberikan imbauan tegas kepada warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurut informasi yang dihimpun, hujan deras yang turun secara konsisten telah mengakibatkan sungai Kapuas dan Melawi di sekitar daerah tersebut meluap, menyebabkan beberapa mulai titik terendam banjir diantaranya lokasi yang tergenang banjir seperti di Mekar Jaya , Kapuas Kanan Hulu, kemudian didesa Tebing Raya dan beberapa desa, kelurahan lainya.

Camat Sintang, Tatang Supriyatna, dalam pernyataannya mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. “Saya mengimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada dan siap menghadapi kemungkinan banjir yang lebih parah akibat curah hujan tinggi. Mari bersama-sama kita cegah kerugian lebih lanjut dengan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat, terutama anak-anak yang suka main air, waspada harta benda dan sebagainya dan yang ketiga tentunya menjaga kesehatan . Biasanya pada saat musim penghujan dan banjir ini diikuti dengan merebaknya penyakit penyakit yang mengikuti baik itu ispa, penyakit kulit , gatal gatal demam, batuk pilek dan penyakit menular lainya, perlu diwaspadai diare dan sebagainya,” ujar Tatang Supriyatna.

Dia berharap masyarakat waspada dan apabila mengalami harap segera diperiksa kan ke pelayanan kesehatan terdekat. BMKG sudah merilis hingga 26 Oktober mendatang masih berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang sebab itu Camat Sintang kembali mengimbau masyarakat Sintang untuk lebih waspada menghindari kemungkinan terjadi batingsor, maka apabila ada pohon besar yang berpotensi tumbang segera laporkan ke pihak terkait agar dibantu untuk menebang nya

Pihak berwenang, BPBD bersama tim penanggulangan bencana setempat, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan banjir di daerah tersebut. Warga diminta untuk tetap tenang namun tidak lengah, serta siap untuk mengungsi apabila situasi memburuk.

“Pada saat ini kami tentunya kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap terutama waspada dengan keselamatan,” Imbaunya.

Koordinasi antar instansi pun terus ditingkatkan guna memberikan respons yang cepat dan tepat dalam penanggulangan dampak banjir ini. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga aliran sungai tetap lancar.

Di tengah kondisi cuaca yang belum menentu, solidaritas dan kerja sama dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu mengurangi beban masyarakat yang terdampak.

Sementara itu Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Kabupaten Sintang dari hasil monitoring banjir di beberapa tempat kecamatan Sintang,di kelurahan Menteng sampai Sesar ketinggian air 40 – 50 cm , Kelurahan Kapuas Kanan Hilir ada 4 titik dengan kedalaman 30-50 cm, Desa Sei Anna ada 2 jembatan yang terendam kedalaman 40 cm.

“Untuk kendaraan roda dua masih bisa lewat dan kelurahan Ladang masih aman,” Kata Warsono. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *