SINTANG | Pojokkalbar.com-
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, tidak hanya mengandalkan pemerintah dan tim pemadam. Sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut turut mengambil bagian dengan memberikan dukungan peralatan dan logistik bagi petugas di lapangan.

Salah satunya dilakukan PT Buana Hijau Abadi (BHA) yang menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pemadaman serta logistik untuk mendukung Satgas Penanganan Karhutla Kabupaten Sintang.
Bantuan ini merupakan tanggungjawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dimana perusahaan tersebut beroperasi melalui Corporate Social Responsibility (CSR) nya.
Bantuan diserahkan Corporate Affairs dan CSR PT BHA, Paulus Nokus, bersama jajaran perusahaan kepada Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny di Posko Satgas Penanganan Karhutla, halaman Kantor BPBD Sintang, Selasa (8/9/2026).
Paulus mengatakan, dukungan PT BHA terhadap penanganan karhutla sebelumnya juga diberikan dalam bentuk peralatan yang digunakan petugas di lapangan.
Salah satunya berupa mesin pompa air Robin yang telah disalurkan untuk membantu proses pemadaman karhutla di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu dan Ketungau Hilir.
“Untuk hari ini, kami memberikan bantuan logistik untuk tim pemadam kebakaran yang bertugas di lapangan,” kata Paulus.
Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap upaya penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Selain memberikan bantuan kepada petugas, PT BHA bersama Ikatan Jurnalis Sintang juga membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Simpang Polres Sintang.
Pembagian masker dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat mengurangi paparan asap akibat karhutla.
Sementara itu, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny mengapresiasi keterlibatan perusahaan dalam membantu pemerintah menangani karhutla.
Menurut dia, persoalan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak karena dampaknya tidak hanya dirasakan pemerintah dan petugas pemadam, tetapi juga masyarakat.
Ronny berharap perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sintang tidak hanya memberikan bantuan ketika terjadi bencana, tetapi juga membangun koordinasi dengan pemerintah dan masyarakat.
“Artinya, sesuai arahan Pak Bupati, kita memang meminta teman-teman yang berinvestasi di Kabupaten Sintang untuk saling bantu-membantu dan bergotong royong. Bagaimana kemudian situasi tanggap bencana ini bisa kita lalui bersama,” ujar Florensius Ronny.(red)



