SINTANG | Pojokkalbar.com-
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan hingga ke lingkungan sekolah. Tim Penyuluh Karhutla wilayah Koramil 1205-10/Ambalau Kodim 1205/Sintang memberikan edukasi pencegahan karhutla kepada siswa SMP Negeri 1 Ambalau, Kabupaten Sintang, Senin (7/9/2026).
Penyuluhan tersebut diikuti kepala sekolah, staf serta siswa kelas VII, VIII dan IX SMPN 1 Ambalau. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan.
Tim penyuluh yang melaksanakan kegiatan terdiri atas Kolonel Adm Sutikno, Letkol (K) Triwiyono (AL), dan Kapten Inf Nanang Cahyo Diono (AD).
Para pelajar yang mengikuti penyuluhan diketahui berasal dari 15 desa di Kecamatan Ambalau. Di antaranya Desa Nanga Kemangai, Lunjan Tingang, Bukit Tinggi, Nusa Poring, Nanga Ambalau, Bukai Tukun, Kerangan Juoi, Nanga Sakai, Datah Bungai, Kesange, Sake, Tanjung Andan, Rade, Buntut Purun, dan Pahangan.
“Jangan sampai kebiasaan membakar lahan dianggap sebagai hal biasa. Asap dari karhutla bukan hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan, pendidikan dan kehidupan masyarakat. Karena itu, mari mulai dari diri sendiri untuk tidak membakar lahan,” kata Kolonel Adm Sutikno Tim Penyuluh Mabes TNI.
Kondisi tersebut membuat penyuluhan dinilai strategis karena pesan pencegahan karhutla dapat diteruskan para pelajar kepada keluarga maupun masyarakat di desa masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah pembakaran hutan dan lahan serta dampak yang ditimbulkan karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Melalui edukasi sejak usia sekolah, kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan diharapkan semakin tumbuh, sehingga upaya pencegahan karhutla tidak hanya dilakukan oleh aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama masyarakat.
Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam keadaan tertib dan aman. Kondisi cuaca juga dilaporkan cerah serta situasi wilayah Ambalau secara umum aman dan terkendali.(red)



