Stok Ternak Sintang Aman, Broiler Tembus 650 Ribu Ekor

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-

Ketersediaan ternak di Kabupaten Sintang dipastikan dalam kondisi aman. Berdasarkan data resmi Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang, total populasi ayam broiler mencapai 650.035 ekor, sapi 5.006 ekor, ayam petelur 48.591 ekor, kambing 3.325 ekor, dan babi 9.053 ekor yang tersebar di 14 kecamatan.

Data tersebut menunjukkan dominasi komoditas ayam broiler sebagai penopang utama kebutuhan protein hewani masyarakat. Kecamatan Sintang tercatat memiliki populasi broiler terbesar yakni 295.048 ekor, disusul Sungai Tebelian 192.000 ekor dan Kelam Permai 80.640 ekor.

Sementara untuk populasi sapi, Kecamatan Sungai Tebelian menjadi penyumbang tertinggi dengan 1.203 ekor, disusul Sepauk 1.125 ekor dan Dedai 899 ekor. Adapun populasi ayam petelur terbesar berada di Kecamatan Sepauk sebanyak 34.441 ekor, kemudian Tempunak 8.000 ekor dan Sintang 2.850 ekor.

Tak hanya populasi, Dinas Perkebunan dan Peternakan juga merilis data potensi stok atau jumlah ternak yang berpotensi dipotong. Untuk sapi potong, total potensi mencapai 1.327 ekor. Angka ini dihitung berdasarkan jumlah sapi jantan dewasa dan betina afkir.

Potensi sapi potong terbesar berada di Sungai Tebelian sebanyak 357 ekor, Sepauk 316 ekor, dan Dedai 194 ekor. Sedangkan potensi ayam broiler siap panen tercatat mencapai 618.718 ekor, dengan sebaran terbesar di Kecamatan Sintang 252.048 ekor dan Sungai Tebelian 187.000 ekor.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang Eka Dahliana menyampaikan bahwa data tersebut menjadi dasar perencanaan pengendalian pasokan dan stabilisasi harga daging di pasaran.

“Ketersediaan ternak kita relatif aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Distribusi dan pengawasan terus kita lakukan agar tidak terjadi kekurangan stok,” ujarnya. Pada Pojokkalbar.com. Selasa, (3/3/2026).

Dengan angka populasi dan potensi stok yang cukup besar, pemerintah daerah optimistis kebutuhan daging sapi maupun ayam di Kabupaten Sintang dapat terpenuhi, termasuk menghadapi momentum hari besar keagamaan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *