Pramuka Sintang Tembus Banjir Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan ke 14 Posko Pengungsian

Diposting pada

ACEH TAMIANG | Pojokkalbar.com-

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sintang kembali membuktikan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Tak sekadar menggalang donasi, Pramuka Sintang turun langsung menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Di bawah komando Ketua Kwarcab Sintang, Kak Ferry Kurniyadi, Kwarcab Sintang mengutus Andalan Bina Muda dan Wasa (Bimawasa), Kak Sih Sarwodadi Teguh, untuk terjun langsung ke lokasi bencana. Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan bersama Tim Puspawaja dan PT. Prima Jasa Kabupaten Sintang sebagai wujud sinergi lintas organisasi sosial dan kepemudaan.

Rombongan relawan diberangkatkan dari Kabupaten Sintang pada 26 Desember 2025. Setibanya di Aceh Tamiang, tim langsung bergerak melakukan aksi kemanusiaan secara intensif selama dua hari, 28–29 Desember 2025, menyisir wilayah-wilayah terdampak banjir.

“Aksi ini merupakan implementasi nyata Dasa Dharma Pramuka, khususnya butir cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Kehadiran relawan di tengah masyarakat terdampak menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moril bagi para korban.” Ujar Teguh.

Banjir yang melanda Aceh Tamiang berdampak luas. Selain merusak rumah warga, bencana ini juga mengganggu aktivitas sosial, pendidikan, serta mengancam keselamatan masyarakat. Atas dasar rasa persaudaraan sebangsa, Kwarcab Sintang terpanggil untuk hadir langsung membantu meringankan beban warga.

Dari total 12 kecamatan terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, relawan Pramuka Sintang berhasil menjangkau enam kecamatan dengan 14 titik posko pengungsian. Salah satu lokasi penyaluran bantuan adalah Pesantren Darul Mukhlisin, yang sebelumnya sempat viral di media sosial akibat kondisi santri dan fasilitas pesantren yang terdampak cukup parah.

Total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp60 juta. Seluruh dana tersebut dibelanjakan di Kota Medan agar bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi sepatu boot, selimut, kelambu, tikar, handuk, pakaian dalam, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya.

Proses penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran berkat koordinasi yang solid antara Kwarcab Sintang, Kwarcab Aceh Tamiang, serta Puspawaja Kabupaten Sintang yang bersama-sama mengawal distribusi ke setiap posko pengungsian.

Kehadiran relawan dari Kabupaten Sintang disambut hangat dan penuh haru oleh masyarakat Aceh Tamiang. Meski terpisah jarak ribuan kilometer, warga merasa tidak sendiri menghadapi musibah. Mereka menyampaikan terima kasih, salam persaudaraan, serta doa terbaik kepada Kwarcab Sintang dan seluruh 14 Kwartir Ranting (Kwaran) yang terlibat dalam penggalangan dan penyaluran bantuan.

Aksi kemanusiaan ini Teguh menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya hadir dalam pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan penguatan solidaritas nasional di saat masyarakat menghadapi bencana.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *