SINTANG | Pojokkalbar.com –
Asisten 2 Sekretariat Daerah (Setda) Sintang bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sintang Subendi, memimpin rapat koordinasi terkait penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (Banpang) tahun 2025. Rapat digelar di Ruang Rapat Setda Sintang pada Rabu, 5 November 2025.
Rapat ini melibatkan 14 camat, perwakilan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya. Fokus utama membahas kelancaran proses distribusi bantuan pangan untuk masyarakat di Kabupaten Sintang.
Usai memimpin rapat, Subendi menyampaikan hasil koordinasi. Menurutnya, penyaluran bantuan pangan periode Oktober hingga November ditargetkan selesai pada 30 November 2025. Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), penyaluran ini menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Penyaluran Banpang terdiri dari 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, sehingga untuk Oktober dan November totalnya adalah 4 liter minyak goreng,” jelas Subendi.
Subendi menambahkan, sebanyak lebih dari 26 ribu penerima manfaat telah ditetapkan. Bulog telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Banpang khusus untuk mengawasi proses distribusi pangan hingga ke titik-titik pembagian.
“Penyaluran diharapkan tepat waktu dan tepat sasaran. Ini juga kali pertama pemerintah menambahkan minyak goreng dalam bantuan pangan, sebelumnya hanya beras saja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Subdivre Bulog Sintang, Ahmad Aminudin, menyatakan persediaan stok komoditas untuk penyaluran Oktober-November sudah mencukupi. Beras telah tersedia, sementara minyak goreng masih dalam proses pemenuhan.
“Kami berkomitmen untuk meluncurkan penyaluran segera setelah semua komoditas lengkap. Setiap penerima akan mendapat alokasi 20 kg beras,” ujarnya.
Ahmad juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah mulai menginventarisir potensi kendala distribusi di lapangan, terutama tantangan geografis yang bisa menghambat proses penyaluran.
“Dengan koordinasi bersama camat dan kelurahan, kami yakin kendala ini dapat diatasi. Kami juga melibatkan pihak ketiga untuk membantu distribusi agar lebih efektif dan tertib,” katanya.
Bulog Sintang telah membentuk Tim Satgas Bantuan Pangan yang terdiri dari unsur mereka sendiri dan tim desa hingga kecamatan. Tim ini bertanggung jawab memastikan bantuan sampai kepada penerima manfaat sesuai prosedur.
“Kami bertanggung jawab penuh sampai bantuan diterima masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, kami optimistis penyaluran Banpang berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” pungkas Ahmad.
Langkah koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas bantuan pangan agar tepat sasaran, apalagi ditambahnya minyak goreng menjadi angin segar bagi masyarakat Sintang yang membutuhkan.(red)



