SINTANG | Pojokkalbar.com-
Dalam rangka pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Disperindag ESDM Prov Kalbar bersama Disperindagkop dan UKM Sintang kembali mengadakan operasi pasar di dua lokasi yakni di Pasar Masuka Kel. Kapuas Kanan Hilir di halaman pasar Inpres kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, untuk meringankan beban masyarakat.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Helmi mengapresiasi kegiatan Operasi Pasar yang telah rutin diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang ini.
Kesempatan itu Bupati Sintang Jarot Winarno yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Helmi menyatakan dukungannya dan apresiasi terhadap Operasi Pasar yang digelar pihak provinsi.
Indonesia seperti juga dengan negara lain didunia,kini tengah menghadapi ancaman krisis pangan dan energi.hal itu menyebabkan kondisi perekonomian dunia yang tidak stabil dan angka inflasi tinggi.sehingga pemerintah pusat menginstruksikan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan upaya pengendalian inflasi daerah. mini signal bagi Sintang untuk bisa waspada dalam pengelolaan kondisi perekonomian makro.dengan menjaga angka inflasi agar tetapterkontrol.saya mengimbau agar seluruh jajaran pemerintah daerah bekerjasama dalam pengendalian inflasi salah satunya dengan mengeksplorasi pasar sesuai kebutuhan kabupaten/kota.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya kita untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,khususnya di saat-saat ketika harga bahan pokok mengalami kenaikan yang signifikan. operasi pasar ini juga menjadi wujud perhatian pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, kegiatan operasi pasar ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.selain itu,kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi dengan membeli barang-barang yang sesuai dengan kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan. Saya juga berharap, kegiatan operasi pasar murah dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya menyongsong ketahanan pangan.” Ujar Helmi. Belum lama ini.
Kegiatan operasi pasar seperti ini yang harus dicermati,tidak hanya memastikan ketersediaan bahan pokok ada.tetapi juga daya beli masyarakat dengan kestabilan harga.
Sementara Kepada Dinas Perindagkop dan UKM Sintang Arbudin menyampaikan item yang disediakan pada OP kali ini yakni tiga komoditi yakni OP Beras Premium (5 Kg), Gula Pasir Premium (1 Kg), Minyak Goreng (1 Ltr) total Harga 1 Paket Rp 90.000.
“Kami menyiapkan 5 komoditi di OP kali ini total perpaket Rp. 90.000 masyarakat
Jangan panik, tidak sulit untuk mendapatkan bahan pangan ini, datang saja ikut nganti kami pastikan terlayani,”
Pungkasnya meyakinkan. (RED)



