{"id":8725,"date":"2025-11-07T13:32:47","date_gmt":"2025-11-07T06:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/pojokkalbar.com\/?p=8725"},"modified":"2025-11-24T13:35:21","modified_gmt":"2025-11-24T06:35:21","slug":"pemerintah-sintang-bangun-sekolah-rakyat-untuk-anak-kurang-mampu-dukungan-penuh-dari-ketua-komisi-c-dprd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/pemerintah-sintang-bangun-sekolah-rakyat-untuk-anak-kurang-mampu-dukungan-penuh-dari-ketua-komisi-c-dprd\/","title":{"rendered":"Pemerintah Sintang Bangun Sekolah Rakyat untuk Anak Kurang Mampu, Dukungan Penuh dari Ketua Komisi C DPRD"},"content":{"rendered":"<p>SINTANG | Pojokkalbar.com<br \/>\nPemerintah Kabupaten Sintang berencana membangun Sekolah Rakyat pada tahun depan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Komisi C DPRD Sintang, Anastasia, yang menilai program tersebut sangat penting dalam meningkatkan akses pendidikan di daerah, khususnya di wilayah pedalaman.<\/p>\n<p>Anastasia, politisi Partai NasDem yang dua periode duduk sebagai anggota DPRD Sintang, berasal dari daerah pemilihan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir. Wilayah tersebut selama ini masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan permasalahan ekonomi yang cukup kompleks.<\/p>\n<p>\u201cKami di Komisi C tentu sangat mendukung program ini. Sekolah Rakyat ini memang dibuat untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sintang,\u201d ujarnya saat ditemui di kantor DPRD beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Menurut Anastasia, banyak anak-anak di pedalaman memiliki semangat tinggi untuk belajar, tetapi terhalang oleh biaya sekolah dan jarak yang jauh ke sekolah formal. Dengan pembangunan Sekolah Rakyat berasrama dan biaya ditanggung pemerintah, diharapkan hambatan tersebut bisa teratasi.<\/p>\n<p>\u201cBanyak orang tua di kampung ingin anaknya sekolah, namun terkendala biaya. Sekolah Rakyat ini gratis dan berasrama, sehingga anak-anak tidak perlu putus sekolah. Ini hal penting untuk masa depan mereka,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Komisi C DPRD Sintang, yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat itu, juga berkomitmen untuk mengawal proses pembangunan mulai dari penyiapan lahan hingga realisasi sekolah tersebut agar tidak ada kendala administratif yang menunda proyek.<\/p>\n<p>\u201cLahan sudah disiapkan oleh pemerintah daerah, tinggal proses pembangunan tahap lanjut. Kami akan kawal sehingga tidak ada masalah di lapangan,\u201d tegas Anastasia.<\/p>\n<p>Sebagai wakil rakyat yang berasal dari pedalaman, Anastasia memandang program ini sebagai kesempatan strategis untuk mengurangi kesenjangan pendidikan antara wilayah desa dan kota. Ia berharap anak-anak dari Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir, dan wilayah pedalaman lainnya dapat memperoleh pendidikan setara dengan anak-anak di kota.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin memastikan anak-anak di kampung memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Pendidikan jangan hanya dinikmati oleh mereka yang tinggal di kota,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Anastasia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Komisi C dalam memperjuangkan kepentingan pendidikan masyarakat Kabupaten Sintang.<\/p>\n<p>\u201cKami dari Komisi C akan terus mendukung penuh. Yang terpenting adalah anak-anak kita bisa mengenyam bangku sekolah dengan layak agar masa depan mereka lebih cerah,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Dengan dukungan legislatif dan kesiapan pemerintah daerah, pembangunan Sekolah Rakyat di Sintang diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk menuntaskan masalah akses pendidikan di daerah yang selama ini menjadi kendala keluarga kurang mampu.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SINTANG | Pojokkalbar.com Pemerintah Kabupaten Sintang berencana membangun Sekolah Rakyat pada tahun depan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8294,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[219,217],"tags":[78],"class_list":["post-8725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parlemen","category-sintang","tag-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8725"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8725\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8726,"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8725\/revisions\/8726"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pojokkalbar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}