Bupati Targetkan Ekonomi Sintang Tumbuh di Atas 5 Persen pada 2026

Diposting pada

SINTANG | Pojokkalbar.com-
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang wajib bekerja lebih keras pada 2026. Ia memasang target pertumbuhan ekonomi daerah di atas 5 persen, angka kemiskinan maksimal 7 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di atas 71 poin, indeks infrastruktur di atas 52 poin, serta tingkat pengangguran terbuka ditekan hingga maksimal 2,5 persen.

Penegasan itu disampaikan Bupati Sintang saat Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2025, Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026, serta Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Bupati menekankan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) menjadi kunci. Ia mengapresiasi capaian PAD 2025 yang menembus 105 persen dari target. “PAD 2026 harus lebih maksimal. Kepala OPD wajib memastikan realisasi anggaran tinggi dan belanja dilaksanakan lebih awal,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah segera melakukan entri Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) dan mempercepat belanja infrastruktur serta belanja modal. Survei lapangan diminta dilakukan lebih awal agar data yang digunakan dalam penyusunan HPS dan RAB benar-benar valid.

Selain itu, Bupati menginstruksikan kepala OPD memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP). Proses pengadaan barang dan jasa harus segera berjalan. Evaluasi standar satuan harga dan pengendalian realisasi belanja wajib dilakukan secara berkala agar serapan anggaran maksimal.

Dalam hal pelayanan publik, Bupati menegaskan tidak ada toleransi terhadap pungutan liar, penyalahgunaan wewenang, maupun perilaku diskriminatif. OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diminta memberikan pelayanan prima serta merespons cepat isu-isu sensitif seperti kelangkaan barang publik, persampahan, dan bencana.

Menutup arahannya, Bupati mengingatkan kondisi ekonomi daerah yang sedang lesu serta kebijakan efisiensi anggaran. Ia meminta ASN menghindari gaya hidup mewah dan pamer di media sosial. “Bangun komunikasi yang baik dengan DPRD, perkuat sinkronisasi program nasional dan daerah, serta jalin koordinasi aktif dengan kementerian,” tegasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, para kepala OPD, staf ahli bupati, camat, kepala bagian, sekretaris dinas, kepala bidang, serta lurah se-Kabupaten Sintang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *